Chandra Cristalisana
universitas mathlaulanwar banten

Published : 3 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

ANALISIS PENGARUH TINGKAT KERUSAKAN JALAN TERHADAP KETERSEDIAAN SALURAN DRAINASEDI RUAS JALA Ronni abdilah; Sangiru Kasmo Suweko; Rina susanti; Rika Rahmawati; Chandra Cristalisana
TEKNOTIKA Vol. 2 No. 2 (2022): teknotika vol 2 number 2 2022
Publisher : Fakultas Teknologi dan Informatika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Jalan dan drainase merupakan satu kesatuan prasarana yang mendukung keberjalanan fungsi suatu moda jalan, keduanya memiliki kesamaan dalam hal penyediaan layanan mencapai tujuan. Salah satu penyebab kerusakan jalan yang sering terjadi adalah adanya genangan air yang mengakibatkan jalan cepat rusak. Penelitian yang telah dilaksanakan terkait hubungan drainase dengan kerusakan jalan diperoleh kesimpulan sebagai berikut, Pada lokasi penelitian telah terdapat drainase yang dibangun terutama disisi kanan dimana ruas jalan terdapat didaerah hulu sehingga drainase dibangun disisi atas jalan. Berdasarkan perhitungan kondisi ruas jalan Kuranten – Stadion memiliki kondisi jalan yang baik dan masih memiliki kerusakan amblas dan keretakan dengan persentase yang masih minim. Saat ini yang dibutuhkan pada ruas jalan Kuranten – Stadion adalah pemeliharaan rutin seperti babad rumput dan pengangkatan lumpur agar disaat musim hujan tidak menyebabkan genangan airdijalan.
STUDI PERENCANAAN JALAN BETON DI UNMA (PEMANFAATAN LIMBAH ABU SEKAM PADI) Edi Samudra; Sangiru; Chandra Cristalisana
TEKNOTIKA Vol. 3 No. 1 (2023): Vol 3 no 1 tahun 2023
Publisher : Fakultas Teknologi dan Informatika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Perencanaan jalan memerlukan suatu acuan, ketetapan, dan standar agar jalan yang direncanakan menjadi jalan yang aman, nyaman, dan ekonomis. Acuan dasar yang menjadi pedoman didalam perencanaan ini ialah Tata Cara Perencanaan Geometrik Jalan Antar Kota (TPGJAK) N0. 38/T/BM/1997 dan Dasar - dasar Perencanaan Geometrik Jalan oleh Silvia Sukirman, serta Perencanaan Perkerasan Lentur Departemen PU Bina Marga. Perkerasan jalan merupakan komponen utama dalam konstruksi jalan raya. Perkerasan jalan adalah campuran antara abu sekam padi, agregat dan bahan ikat yang digunakan untuk melayani beban lalu lintas. Lapisan perkerasan menerima dan menyebarkan beban lalu lintas tanpa menimbulkan kerusakan yang berarti pada konstruksi jalan, sehingga memberikan kenyamanan kepada pengemudi selama masa pelayanan jalan tersebut.Perkerasan beton merupakan salah satu jenis perkerasan yang banyak digunakan dalam konstruksi jalan dan infrastruktur lainnya. Dalam rangka meningkatkan pembiayaan dan efisiensi penggunaan bahan, penelitian terus dilakukan untuk mencari bahan tambahan yang dapat menggantikan sebagian dari bahan konvensional dalam campuran beton. Salah satu bahan yang menarik perhatian adalah abu sekam padi.
ANALISIS KUAT TEKAN PADA CAMPURAN BETON DENGAN BAHAN TAMBAHAN ABU SEKAM PADI (PEMANFAATAN LIMBAH PADI) DI JALAN UNIVERSITAS MATHLA’UL ANWAR Eritia; yedi; Chandra Cristalisana
TEKNOTIKA Vol. 3 No. 2 (2023): Volume 2 no 2 tahun 2023
Publisher : Fakultas Teknologi dan Informatika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penggunaan beton sebagai material pada struktur bangunan semakin meningkat. Gas emisi karbondioksida (CO₂) dihasilkan saat proses pembuatan semen yang menimbulkan dampak buruk bagi lingkungan. Guna meminimalkan penggunaan semen jenis lain perlu di coba. Abu sekam padi adalah contoh limbah yang mengandung oksida silica sebagai bahan utama penyusunnya, hal tersebut bersifat pozzolanik sehingga dapat dimanfaatkan sebagai bahan substitusi pada semen. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penambahan abu sekam padi sebagai pengganti sebagian semen terhadap kuat tekan beton. Metode SNI 7656-2012. digunakan untuk menghitung komposisi campuran beton. Pengujian kuat tekan beton dengan benda uji berbentuk kubus dengan ukuran 150 mm x 150 mm x 150 mm. Pengujian dilakukan pada umur 28 hari, dengan variasi sampel benda uji ASP 10%, ASP 15%, ASP 20%. Hasil penelitian beton dengan substitusi semen menunjukan bahwa kuat tekan yang paling optimum terdapat pada beton dengan substitusi abu sekam padi 10%, dengan hasil 220,23 kg/cm² pada umur 28 hari.