Kualitas audit merupakan elemen penting dalam menjaga kredibilitas laporan keuangan dan meningkatkan kepercayaan para pemangku kepentingan terhadap informasi yang disajikan oleh organisasi. Meskipun berbagai penelitian telah mengidentifikasi faktor-faktor teknis yang memengaruhi kualitas audit, perhatian terhadap aspek perilaku auditor (behavioral accounting) masih relatif terbatas. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis faktor-faktor yang memengaruhi kualitas audit dalam perspektif behavioral accounting serta mengidentifikasi tren teoritis dan metodologis dalam penelitian terkait. Penelitian menggunakan metode Systematic Literature Review (SLR) dengan menganalisis enam puluh artikel ilmiah yang diperoleh melalui aplikasi Publish or Perish pada periode 2021–2026. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kajian kualitas audit masih didominasi oleh faktor-faktor teknis, seperti kompetensi auditor, audit tenure, dan independensi auditor. Selain itu, penggunaan teori dalam penelitian kualitas audit masih didominasi oleh Agency Theory, sementara pendekatan perilaku yang menyoroti persepsi, motivasi, sikap, dan proses pengambilan keputusan auditor belum banyak dieksplorasi. Temuan ini mengindikasikan adanya kesenjangan penelitian dalam menjelaskan kualitas audit secara lebih komprehensif dari perspektif perilaku auditor. Oleh karena itu, integrasi aspek teknis dan behavioral accounting diperlukan untuk memperluas pemahaman mengenai determinan kualitas audit serta memperkaya pengembangan teori dan praktik audit di masa depan.