This Author published in this journals
All Journal Ulil Albab
Muhammad Ilham Ali Thuba
Universitas KH. A. Wahab Hasbullah Jombang, Indonesia

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Pengaruh Current Ratio, Total Asset Turnover, dan Debt to Equity Ratio terhadap Return on Assets Toko Ilhazza Mart Muhammad Ilham Ali Thuba; Nia Aprilia Bisari
ULIL ALBAB : Jurnal Ilmiah Multidisiplin Vol. 5 No. 7: Juni 2026
Publisher : CV. Ulil Albab Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/jim.v5i7.17590

Abstract

Kinerja keuangan merupakan indikator penting dalam menilai kemampuan perusahaan menghasilkan laba dan mempertahankan keberlanjutan usaha. Dalam sektor ritel, efektivitas pengelolaan likuiditas, aktivitas aset, dan struktur modal menjadi faktor yang dapat memengaruhi tingkat profitabilitas perusahaan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh Current Ratio (CR), Total Asset Turnover (TATO), dan Debt to Equity Ratio (DER) terhadap Return on Assets (ROA) pada Toko Ilhazza Mart. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain kausal asosiatif. Data yang digunakan berupa data sekunder yang bersumber dari laporan keuangan tahunan perusahaan selama periode penelitian. Analisis data dilakukan melalui pengujian rasio keuangan, uji asumsi klasik, regresi linier berganda, serta pengujian hipotesis menggunakan uji parsial, uji simultan, dan koefisien determinasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara parsial Current Ratio dan Debt to Equity Ratio tidak berpengaruh signifikan terhadap Return on Assets. Sebaliknya, Total Asset Turnover terbukti berpengaruh positif dan signifikan terhadap Return on Assets. Secara simultan, ketiga variabel independen berpengaruh signifikan terhadap profitabilitas perusahaan. Temuan ini menunjukkan bahwa efektivitas pemanfaatan aset menjadi faktor yang paling menentukan dalam meningkatkan kemampuan perusahaan menghasilkan laba. Sementara itu, tingkat likuiditas dan struktur modal belum memberikan kontribusi yang berarti terhadap peningkatan profitabilitas. Oleh karena itu, optimalisasi pengelolaan aset perlu menjadi prioritas utama dalam upaya meningkatkan kinerja keuangan perusahaan ritel