Meningkatnya kompleksitas kebutuhan layanan kesehatan dan persaingan yang semakin ketat antar fasilitas pelayanan kesehatan menuntut rumah sakit untuk mengoptimalkan sistem manajemen secara menyeluruh guna meningkatkan kepuasan pasien. Kepuasan pasien tidak hanya menjadi indikator kualitas layanan, tetapi juga berperan penting dalam membangun loyalitas dan keberlanjutan institusi kesehatan. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi, menganalisis, dan mensintesis berbagai strategi optimalisasi manajemen rumah sakit yang efektif dalam meningkatkan kepuasan pasien. Penelitian menggunakan pendekatan Systematic Literature Review (SLR) dengan mengikuti alur seleksi PRISMA. Sumber literatur diperoleh dari basis data Google Scholar dan Garuda. Dari sejumlah artikel yang teridentifikasi, dipilih artikel yang memenuhi kriteria inklusi untuk dianalisis secara mendalam. Hasil kajian menunjukkan bahwa peningkatan kepuasan pasien dipengaruhi oleh berbagai faktor yang saling terintegrasi, antara lain kualitas pelayanan berbasis dimensi SERVQUAL, penerapan Total Quality Management (TQM), transformasi digital melalui Sistem Informasi Manajemen Rumah Sakit (SIMRS) dan layanan telemedicine, penguatan komunikasi interpersonal tenaga kesehatan, serta efisiensi sistem operasional rumah sakit. Di antara berbagai faktor tersebut, dimensi empati muncul sebagai determinan yang paling konsisten dalam meningkatkan kepuasan pasien. Selain itu, kepuasan pasien yang tinggi berkontribusi terhadap terbentuknya loyalitas pasien dalam jangka panjang. Penelitian ini menegaskan bahwa optimalisasi manajemen rumah sakit yang holistik, berorientasi mutu, dan adaptif terhadap perkembangan teknologi digital merupakan strategi penting dalam meningkatkan kepuasan dan loyalitas pasien secara berkelanjutan.