Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Pengaruh Growth mindset dan Dukungan Organisasi terhadap Kesiapan Dosen dan Tenaga Kependidikan dalam Transformasi Digital di Perguruan Tinggi Swasta Dikka Syahrial Wiguna; Endang Ahmad; Reza Fauzi Bukhori; Iqbal Fadillah Nazarudin
ULIL ALBAB : Jurnal Ilmiah Multidisiplin Vol. 5 No. 8: Juli 2026
Publisher : CV. Ulil Albab Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/jim.v5i8.17605

Abstract

Transformasi digital di perguruan tinggi tidak hanya bergantung pada ketersediaan teknologi, tetapi juga pada kesiapan individu dan dukungan organisasi dalam mengelola perubahan. Meskipun berbagai inisiatif digital telah diterapkan, faktor-faktor psikologis dan organisasional yang membentuk kesiapan transformasi digital di lingkungan Perguruan Tinggi Swasta masih memerlukan perhatian yang lebih mendalam. Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh growth mindset dan dukungan organisasi terhadap kesiapan transformasi digital dosen dan tenaga kependidikan. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survei terhadap responden dari beberapa Perguruan Tinggi Swasta di Jawa Barat. Data dianalisis menggunakan Structural Equation Modeling–Partial Least Squares (SEM-PLS). Hasil penelitian menunjukkan bahwa growth mindset dan dukungan organisasi memberikan pengaruh positif terhadap kesiapan transformasi digital, sementara growth mindset juga memperkuat persepsi individu terhadap dukungan organisasi. Temuan ini mengindikasikan bahwa keberhasilan transformasi digital memerlukan sinergi antara pengembangan kapasitas individu dan penciptaan lingkungan organisasi yang mendukung inovasi, pembelajaran berkelanjutan, dan adaptasi terhadap perubahan. Penelitian ini memberikan implikasi bagi perumusan strategi transformasi digital yang lebih berorientasi pada aspek manusia di institusi pendidikan tinggi.
Peningkatan Kontras Citra Bawah Air Menggunakan Metode CLAHE (Contrast Limited Adaptive Histogram Equalization) Febryawan Yuda Pratama; Asep Sugiharto; Fanissa Narita; Suhendri Suhendri; Dikka Syahrial Wiguna
Journal of Informatics and Electronics Engineering Vol. 6 No. 01 (2026): Juni 2026
Publisher : Unit Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Politeknik TEDC Bandung Jl. Pesantren Km 2 Cibabat Cimahi Utara – Cimahi 40513 Jawa Barat – Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70428/jiee.v6i01.1618

Abstract

Kualitas citra bawah air umumnya buruk akibat penyerapan dan penyebaran cahaya di lingkungan perairan, yang menyebabkan keterbatasan jarak pandang kamera dan menghasilkan citra dengan kontras rendah, warna kabur, serta informasi visual yang berkurang. Maka dari itu penyerapan cahaya oleh air laut dan penyebaran cahaya oleh partikel kecil di lingkungan air laut telah menjadi sebuah rintangan dari penelitian citra bawah air dengan kamera. Hal ini dikarenakan memberikan dampak keterbatasan jarak pandang kamera dalam air laut. Citra atau gambar air bawah laut memang menjadi pekerjaan menantang karena kendala utamanya adalah kualitas gambar rusak karena penyerapan cahaya dan penyebaran cahaya. Peningkatan kualitas kontras citra pada dasarnya meningkatkan persepsi atau kemampuan menerjemahkan informasi gambar untuk manusia dan memberikan masukan “lebih baik” pada teknik pengolahan citra otomatis yang lain. Penelitian ini mengusulkan metode Contrast Limited Adaptive Histogram Equalization (CLAHE) untuk meningkatkan kontras citra bawah air khususnya pada ekosistem terumbu karang. Metode CLAHE bekerja dengan membagi citra ke dalam tile-tile kecil, membentuk histogram tiap region, memotong histogram dengan clip limit, mendistribusikan excess ke bagian lain, dan melakukan interpolasi bilinear antar tile. Eksperimen dilakukan terhadap 200 frame citra bawah air berukuran 1280×720 piksel menggunakan MATLAB. Hasil pengukuran menggunakan SURF feature points menunjukkan rata-rata PTS original sebesar 1.198,67 dan rata-rata PTS CLAHE sebesar 1.503,91. Pengujian statistik dengan SPSS v20 menghasilkan analisis varian image original sebesar 62.210,198 dan CLAHE sebesar 68.800,110 dengan nilai signifikansi 0,000 dan korelasi 0,999. Hasil ini membuktikan bahwa metode CLAHE secara signifikan meningkatkan kualitas kontras citra bawah air tanpa merusak informasi citra asli.