This Author published in this journals
All Journal Ulil Albab
Anantya Aliyya Arkanbariq
Universitas Muhammadiyah PKU Surakarta, Indonesia

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Peran Fatwa DSN-MUI dalam Mendorong Partisipasi Investor Saham Muslim pada Pasar Modal Syariah Indonesia Anantya Aliyya Arkanbariq; Asa Sheila Amelia
ULIL ALBAB : Jurnal Ilmiah Multidisiplin Vol. 5 No. 8: Juli 2026
Publisher : CV. Ulil Albab Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/jim.v5i8.17666

Abstract

Pasar modal syariah di Indonesia menunjukkan perkembangan yang signifikan seiring meningkatnya minat masyarakat muslim terhadap instrumen investasi yang sesuai dengan prinsip-prinsip syariah. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis konsep kehalalan investasi saham berdasarkan berbagai Fatwa Dewan Syariah Nasional Majelis Ulama Indonesia (DSN-MUI) serta menganalisis implikasi fatwa-fatwa tersebut terhadap minat investasi masyarakat Muslim di pasar modal syariah. Penelitian ini menggunakan metode penelitian hukum normatif dengan pendekatan kualitatif melalui pendekatan perundang-undangan dan pendekatan konseptual. Data penelitian diperoleh melalui studi kepustakaan yang terdiri atas bahan hukum primer berupa fatwa DSN-MUI dan regulasi pasar modal syariah, serta bahan hukum sekunder berupa buku, artikel ilmiah, dan penelitian terdahulu yang relevan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa konsep kehalalan investasi saham dibangun melalui kerangka normatif yang komprehensif dan saling melengkapi, mulai dari pengaturan objek saham, mekanisme transaksi, penyimpanan, kliring, penjaminan, hingga perlindungan aset investor sesuai dengan prinsip syariah. Penelitian ini juga menemukan bahwa berbagai Fatwa DSN-MUI memiliki peran penting dalam meningkatkan minat investasi masyarakat Muslim dengan membangun rasa aman, kepercayaan, dan legitimasi keagamaan terhadap investasi saham syariah. Dengan demikian, fatwa tidak hanya memiliki fungsi normatif-keagamaan, tetapi juga berkontribusi terhadap penguatan inklusi keuangan syariah dan perkembangan pasar modal syariah di Indonesia.