This Author published in this journals
All Journal Ulil Albab
Safiuddin Safiuddin
Universitas Ibnu Chaldun, Indonesia

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Evaluasi Logic Model dan Aplikasi Testmoz pada Ujian Formatif PAI di SDN Tanjung Priuk 01 Pagi Jakarta Utara Safiuddin Safiuddin; Jefri Kurniawan; Erwina Erwina; Annisa Lathifah Nuha
ULIL ALBAB : Jurnal Ilmiah Multidisiplin Vol. 5 No. 8: Juli 2026
Publisher : CV. Ulil Albab Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/jim.v5i8.18031

Abstract

Evaluasi formatif memiliki peran penting dalam pembelajaran Pendidikan Agama Islam (PAI), terutama untuk membantu guru memantau pemahaman siswa selama proses belajar berlangsung. Dalam beberapa tahun terakhir, digitalisasi pendidikan dan kebijakan asesmen nasional mendorong sekolah untuk mulai menggunakan teknologi dalam proses evaluasi. Di SDN Tanjung Priuk 01 Jakarta Utara, peluang penggunaan aplikasi penilaian berbasis komputer terbuka semakin luas, salah satunya melalui Testmoz. Testmoz memungkinkan guru membuat soal, melaksanakan ujian, serta memberikan nilai secara otomatis sehingga mendukung evaluasi formatif yang lebih cepat dan efisien. Penelitian ini bertujuan mengevaluasi penggunaan Testmoz pada ujian formatif PAI melalui pemetaan Logic Model. Logic Model dipilih untuk melihat keterhubungan antara input, proses, output, dan outcome dari praktik evaluasi. Kajian dilakukan melalui studi literatur dan analisis konseptual tanpa pengambilan data langsung di sekolah. Hasil kajian menunjukkan bahwa penggunaan Testmoz secara teoretis sesuai dengan kebutuhan evaluasi formatif PAI karena dapat mempercepat proses penilaian, menyediakan umpan balik, serta berpotensi meningkatkan hasil belajar. Melalui pemetaan Logic Model, penggunaan aplikasi penilaian digital dapat dipandang sebagai alternatif evaluasi yang mendukung tuntutan asesmen nasional dan transformasi digital di sekolah dasar. Penelitian lanjutan berbasis data empiris diperlukan untuk memperkuat temuan evaluatif ini.