Penelitian ini bertujuan meningkatkan kepedulian siswa kelas V terhadap lingkungan melalui pembelajaran Pencemaran Lingkungan di SDN 277 Muarasoma. Latar belakang penelitian berangkat dari rendahnya kepedulian siswa terhadap lingkungan sekitar, seperti kebiasaan membuang sampah sembarangan dan kurang menjaga kebersihan sungai. Penelitian menggunakan pendekatan Penelitian Tindakan Kelas (PTK) dengan model Kemmis dan McTaggart yang dilaksanakan dalam dua siklus, yaitu perencanaan, pelaksanaan tindakan, observasi, dan refleksi. Populasi penelitian adalah seluruh siswa kelas V SDN 277 Muarasoma, dengan sampel sebanyak 30 siswa (15 laki‑laki dan 15 perempuan). Instrumen penelitian meliputi angket, lembar observasi aktivitas siswa dan guru, serta dokumentasi kegiatan pembelajaran, sedangkan teknik analisis data menggunakan analisis kualitatif dan kuantitatif sederhana untuk menggambarkan perubahan sikap dan kepedulian siswa dari siklus ke siklus. Hasil penelitian menunjukkan peningkatan kepedulian siswa dari pra‑siklus (sekitar 40%) ke siklus I (sekitar 60%) dan siklus II (sekitar 90%), ditandai dengan perilaku siswa yang lebih aktif memungut sampah, membuang sampah pada tempatnya, memilah sampah, serta menjaga tanaman dan sungai di lingkungan sekolah. Observasi dan angket menunjukkan bahwa aktivitas belajar juga meningkat, karena siswa lebih antusias, lebih disiplin, dan lebih mandiri dalam menjaga kebersihan. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa pembelajaran Pencemaran Lingkungan efektif sebagai alternatif pembelajaran IPA yang tidak hanya meningkatkan kepedulian lingkungan, tetapi juga mendorong kemandirian dan semangat belajar siswa di sekolah dasar.