Romy Wahyuny
Program Studi Diploma III Kebidanan Universitas Pasir Pengaraian

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Penerapan Pijat Tuina pada Anak Usia 9-12 Bulan di Posyandu Teratai Desa Talikumain Tambusai Siti Nurkhasanah; Romy Wahyuny; Masdi Janiarli
Jurnal Medika: Medika Vol. 4 No. 3 (2025)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/ya5dtb98

Abstract

Pelayanan kebidanan komplementer merupakan bagian dari penerapan pengobatan komplementer dan alternatif dalam pelayanan kebidanan. Pelayanan kebidanan komplementer merupakan pilihan bagi bidan untuk mengurangi intervensi yang berlebihan dan merupakan pendamping dari terapi medis. Namun, sebagian besar terapi ini tidak dianggap bermakna dalam pengobatan konvensional. Hal ini disebabkan oleh kelangkaan bukti klinis dan informasi yang diterbitkan sehubungan dengan efektivitas pelayanan kebidanan komplementer pada kehamilan, persalinan nifas dan bayi balita. Mayoritas kegiatan rutin di posyandu ada 5 (lima) kegiatan, yaitu Kesehatan lbu dan Anak (KIA), Keluarga Berencana (KB), imunisasi, gizi, dan penanggulangan diare. Masih terdapat beberapa posyandu yang masih berstatus pratama. Di Tambusai, masih ada beberapa posyandu yang berstatus pratama, ini menjadi tantangan bagi kader posyandu untuk meningkatkan strata menjadi madya, purnama atau bahkan mandiri. Salah satu syarat peningkatan strata Posyandu yaitu adanya program tambahan dan dana sehat. Salah satu program tambahan dalam posyandu balita dengan kegiatan kelas pijat dan senam bayi, dan balita, terutama pada anak usia 9-12 bulan dengan pemberian pijat Tuina untuk mengatasi kesulitasn makan pada anak. Program ini bertujuan untuk mengoptimalkan pelayanan kesehatan balita dengan pemberian terapi komplementer di posyandu. Kegiatan dilaksanakan dengan metode Edukasi asuhan komplementer yaitu pijat Tuina pada anak usia 9-12 bulan dengan metode ceramah, diskusi dan praktik dilanjutkan pendampingan untuk keberlanjutan program. Kegiatan pengabdian masyarakat ini berfokus pada Pelatihan Pada kader posyandu tentang pijat tuina untuk meningkatkan nafsu makan anak usia 9-12 bulan pada fase MPASI. Kata kunci: Pijat Tuina, Anak usia 9-12 bulan