Tingkat kesadaran masyarakat mengenai arti pentingnya kesehatan keluarga di Kecamatan Paal Merah Kota Jambi masih tergolong rendah, yang berakibat pada tingginya pengeluaran untuk biaya medis serta menurunnya produktivitas keluarga. Situasi ini berdampak pada kestabilan ekonomi rumah tangga, khususnya bagi kelompok masyarakat berpenghasilan menengah ke bawah. Untuk mengatasi hal tersebut diperlukan upaya preventif berupa program sosialisasi kesehatan keluarga yang dirancang secara sistematis dan berkelanjutan. Program pengabdian kepada masyarakat ini dilaksanakan melalui sosialisasi kesehatan keluarga dengan metode kualitatif, mencakup penyuluhan interaktif, diskusi kelompok, dan praktik langsung penerapan pola hidup sehat. Program ini melibatkan tiga puluh kepala keluarga yang dipilih secara purposive. Dengan menggunakan observasi, wawancara, dan catatan lapangan, data dikumpulkan untuk menilai peningkatan pengetahuan dan perubahan perilaku peserta. Selanjutnya, data dianalisis secara deskriptif untuk menggambarkan pengalaman, pemahaman, dan perubahan perilaku yang muncul. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kesadaran masyarakat akan pentingnya mempertahankan kesehatan keluarga telah meningkat. Ini ditunjukkan oleh bagaimana peserta melihat pengelolaan kesehatan dan ekonomi rumah tangga. Setelah program dilaksanakan, peserta melaporkan berkurangnya frekuensi kunjungan ke fasilitas kesehatan serta adanya pergeseran alokasi dana keluarga ke arah kebutuhan produktif. Temuan ini memperlihatkan bahwa pendekatan sosialisasi berbasis partisipasi mampu memberikan dampak positif, baik pada aspek kesehatan maupun stabilitas ekonomi keluarga. Model pemberdayaan ini berpotensi dijadikan acuan dalam pengembangan program sejenis di wilayah lain yang memiliki kondisi sosial ekonomi serupa.