Latar Belakang: Seiring meningkatnya tuntutan masyarakat terhadap penyelenggaraan pemerintahan yang transparan, tertib, dan akuntabel, maka kualitas kinerja Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) dalam menghasilkan laporan keuangan dituntut semakin optimal. Laporan keuangan yang andal menjadi instrumen penting dalam pengambilan kebijakan pemerintah. Sebagai implementasi PP Nomor 71 Tahun 2010 tentang peralihan Standar Akuntansi Pemerintahan dari basis kas ke basis akrual, sejak 2015 seluruh pemerintah daerah diwajibkan menerapkan sistem akuntansi berbasis akrual.Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk menguji pengaruh kompetensi sumber daya manusia, pemanfaatan teknologi informasi, sistem pengendalian intern, dan peran internal audit terhadap kualitas laporan keuangan pada SKPD Pemerintah Kota Yogyakarta.Metode Penelitian: Desain penelitian kuantitatif dan menggunakan data primer yang diperoleh menggunakan kuesioner yang disebarkan kepada 27 SKPD yang ada pada Pemerintah Kota Yogyakarta sebanyak 120 kuesioner. Sampel pada penelitian ini menggunakan purposive sampling. Alat analisis yang digunakan adalah Regresi Linear Berganda.Hasil Penelitian: Berdasarkan analisis yang telah dilakukan, diperoleh hasil bahwa variabel kompetensi sumber daya manusia, teknologi informasi, sistem pengendalian intern, dan internal audit berpengaruh positif dan signifikan terhadap kualitas laporan keuangan.Keaslian/Kebaruan Penelitian: Kebaruan penelitian ini terletak pada penambahan Internal Audit sebagai variabel independen dan pada obyek penelitian yang berbeda yaitu pada SKPD Kota Yogyakarta.