Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh media tanam dan pupuk organik dari kotoran kambing terhadap pertumbuhan dan produksi tanaman tomat (Solanum lycopersicum L.). Penggunaan pupuk organik diharapkan dapat meningkatkan kualitas tanah dan menyediakan nutrisi yang dibutuhkan tanaman, sehingga dapat menunjang pertumbuhan optimal dan hasil panen yang maksimal. Penelitian ini dilakukan di Kelurahan Baranti Kecamatan Baranti Kabupaten Sidenreng Rappang Sulawesi Selatan. Penelitian ini dilaksanakan pada bulan Februari sampai April 2025. Metode penelitian dengan menggunakan 2 faktorial dengan melibatkan perlakuan dengan variasi media tanam dengan menggunakan top soil dan sekam bakar serta dosis kotoran kambing yang berbeda, dengan 3 kombinasi dan 3 ulangan sehingga terdapat 27 plot penelitian yaitu: Faktor pertama dengan menggunakan Top soil dan Sekam bakar dengan simbol (M) terdiri dari 4 taraf yaitu: M0 = 100% Top soil, M1 = 75% Top soil + 25% Sekam bakar, M2 = 50% Top soil + 50% Sekam bakar, M3 = 25% top soil + 75% sekam bakar, M4 = 100% sekam bakar. Faktor kedua dengan pemberian kompos kotoran kambing dengan simbol (K) terdiri dari 3 taraf yaitu: K0 = 0 g/polybag, K1 = 365 g/polybag, S2 = 385 g/polybag. Parameter yang diukur meliputi tinggi tanaman, diameter batang, waktu berbunga, jumlah daun, jumlah cabang, jumlah buah, dan berat buah per tanaman. Hasil penelitian ini berdasarkan hasil uji ANOVA didapatkan pada jumlah cabang dan umur berbunga berbunga didapatkan signifikansi , 0.05 dan F hitung > F tabel 2.04 dan signifikansi , 0.05 dan F hitung > tabel 2.04 hal ini menunjukkan bahwa perlakuan memberikan pengaruh nyata terhadap pertumbuhan jumlah cabang dan umur berbunga. Pada tinggi tanaman, diameter batang, jumlah daun, dan umur berbuah tidak terlihat perbedaan nyata antar perlakuan.