p-Index From 2021 - 2026
0.408
P-Index
This Author published in this journals
All Journal Jurnal Medika: Medika
Theophylia Melisa Manumara
Program Studi Sarjana Ilmu Keperawatan, Institut Kesehatan Rajawali

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Pendekatan Caring Leininger terhadap Kebiasaan Budaya Makan pada Remaja Putri dengan Anemia Theophylia Melisa Manumara; Arya Aditya Agustian; Ayu Andini; Dina Nur Nabilah; Ellyza Maydi; Kaella Kartika Ayu; Nadya Rahmadini; Rikke Kahirunnisa
Jurnal Medika: Medika Vol. 4 No. 4 (2025)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/pz8dh343

Abstract

Anemia merupakan suatu kondisi di mana jumlah sel darah merah atau konsentrasi hemoglobin di dalamnya lebih rendah dari normal. Akibatnya, kemampuan darah untuk mengangkut oksigen ke seluruh jaringan tubuh menjadi berkurang. Prevalensi anemia di dunia masih tergolong tinggi, dengan sekitar 30,7% remaja putri dilaporkan mengalami anemia berdasarkan data dari WHO. Masalah ini terutama terjadi di negara-negara berkembang akibat kekurangan asupan zat besi, infeksi yang berkepanjangan, dan pola makan yang tidak seimbang. Artikel ini bertujuan untuk menyelidiki hubungan antara kebiasaan makan dan prevalensi anemia di kalangan remaja putri dengan menggunakan pendekatan Caring Leininger dalam kerangka teori Caring Trancultural. Pendekatan ini dipilih untuk membantu dalam memahami serta meningkatkan pola makan di kalangan remaja putri yang mengalami anemia, dengan mempertimbangkan nilai-nilai dan budaya mereka. Metodologi yang digunakan dalam artikel ini mencakup analisis terhadap artikel yang dipublikasikan antara tahun 2015 hingga 2025. Hasil kajian menunjukkan bahwa penerapan teori Caring Leininger efektif dalam membantu tenaga kesehatan memahami perbedaan budaya, membangun hubungan empati, serta merancang intervensi nutrisi yang sesuai dengan latar belakang budaya untuk menurunkan prevalensi anemia pada remaja putri.
Pengaruh Peran Dukungan Keluarga dan Budaya pada Pasien Hipertensi Menurut Teori Leininger: Literature Riview Theophylia Melisa Manumara; Adinda Rahayu Putri; Amelia Azzahra; Fauzi Ramdani; Irma Dwi Putri; Nadia Permata; Nandisa Latifa Zahra; Nurin Amalina Gunawan; Viokta Syahputri Wijaya
Jurnal Medika: Medika Vol. 4 No. 4 (2025)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/47vgx346

Abstract

Hipertensi merupakan penyakit kronis dengan prevalensi tinggi di dunia dan sering kali tanpa gejala yang jelas. Kondisi ini dapat menyebabkan komplikasi serius seperti stroke dan serangan jantung. Menurut WHO, hipertensi termasuk penyebab utama kematian akibat penyakit tidak menular. Dukungan keluarga memiliki peran penting dalam meningkatkan kepatuhan pasien terhadap pengoleloaan hipertensi, termasuk penerapan diet rendam garam. Tinjauan Literature ini untuk meneliti bagaimana dukungan keluarga dapat mengendalikan kondisi mereka. Pencarian literarure dilakukan melalui Library of Medicine, PubMed, Google Scholar, Scielo, dan Journal of Cardiovascular Nursing. Tinjauan mencakup sepuluh artikel yang diterbitkan antara tahun 2015 hingga 2025 dengan analisis data menggunakan metode sederhana yang sesuai dengan topik. Tinjauan menunjukan bahwa dukungan keluarga berpengaruh positif terhadap kepatuhan pasien hipertensi, terutama dalam hal diet rendah garam, perawatan rutin, dan pengeloaan stress. Dukungan paling efektif melibatkan keterlibatan aktif, motivasi, serta mendorong emosional keluarga. Faktor budaya turut memengaruhi penerimaan pasien terhadap perawatan medis dan efektivitas dukungan keluarga. Keberhasilan pengendalian hipertensi sangat dipengaruhi oleh dukungan keluarga dan faktor budaya. Kolaborasi lintas budaya antara pasien, keluarga, dan tenaga kesehatan dapat menciptakan pendekatan yang efektif dan berkelanjutan dalam manajemen hipertensi.