Saluran pemasaran merupakan alur yang dilewati suatu komoditas dalam proses penjualan, dimana dalam saluran pemasaran melibatkan beberapa lembaga yang berperan dari awal penjualan produsen sampai ke tangan konsumen. Berdasarkan survey yang dilakukan pada Desa Tamotto di Kab. Bulukumba, permasalahann yang dihadapi oleh petani yakni sulitnya mendapatkan keuntungan dari penjualan karet, sehingga berangkat dari masalah ini kemudian dilakukan analisis saluran pemasaran karet rakyat yang terjadi di wilayah tersebut. Metode yang dilakukan dalam penelitianini yakni observasi, wawancara serta dokumentasi, adapun analisis data yang digunakan yakni mengihitung biaya pemasaran karet setiap lembaga, margin pemasaran, serta efisiensi pemasaran. Berdasarkan penelitian yang dilakukan diperoleh data bahwa di Desa Tamotto mayoritas petani melakukan usahatani komoditas karet, dimana alur penjualan yang terjadi yakni terdapat dua saluran pemasaran, yakni saluran pemasaran I, pada saluran ini, petani menjual hasil panen ke pedagang besar, dan selanjutnya pedagang besar menjual ke Pabrik selaku konsumen akhir, sedangkan saluran II, petani menjual hasil panen karet ke pengepul, selanjutnya pengepul menjual ke pedagang besar, dan pedagang besar kemudian menjual ke pabrik. Dari hasil analisis efisiensi saluran pemasaran diperoleh data bahwa saluran I lebih efisien memberikan keuntungan kepada petani dengan nilai EP 16%, dibandingkan dengan saluran II dengan nilai EP 30%, hal ini disebabkan oleh panjangnya rantai pemasaran yang terjadi pada saat penjualan komoditas karet pada saluran II.