Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Penanggulangan Penyakit Malaria Melalui Gebrak Malaria Sehari (GEMAS) di Kecamatan Kodi Balaghar Bewa Dangu Wole; Asrini Malo; Peren Mai Nggadu; Novita Anggreni Buma Lere; Samuel Bora Lero; Didik Hadi Santosa; Detriana Imeriet Nenobais
Jurnal Medika: Medika in progres
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/v3x9md04

Abstract

Pada tahun 2025 Kecamatan Kodi Balaghar masih dominan menyumbang kasus malaria berjumlah 794 kasus. Hal ini menjadi pusat perhatian khusus oleh pemerintah daerah. Pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk mendukung kegiatan gebrak malaria sehari (GEMAS) bersama stakeholder. Terdapat tiga metode PKM yaitu pengambilan darah masal, intervensi perindukan nyamuk anopheles sekaligus, dan pemantauan penggunaan kelambu. Berdasarkan hasil PKM yang dilakukan dalam sehari telah mampu memobilisasi warga setempat untuk dilakukan pemeriksaan RDT, warga yang rumah dan lingkungan tempat tinggalnya berpotensi menjadi vektor perindukan nyamuk diberikan penyuluhan untuk menambah tingkat pemahaman penerapan PHBS, bubuk abate yang disiapkan oleh tim diberikan kepada warga dan juga mempraktekkan cara menggunakan dan manfaat bubuk abate. Ketika melakukan observasi rumah-rumah warga ditemukan kelambu yang sudah tidak layak pakai, anggota keluarga memiliki kelambu dari puskesmas namun tidak digunakan, dan ada juga yang sama sekali tidak memiliki kelambu, sehingga tim GEMAS memberikan kelambu dan informasi edukatif agar terhindar dari malaria.
ANALISIS KUALITAS PELAYANAN PUBLIK PADA PUSKESMAS WATU KAWULA KABUPATEN SUMBA BARAT DAYA Samuel Bora Lero; Monika Bela Zaghu; Detriana Imeriet Nenobais; Alinda Rengu
Indonesian Journal of Innovation Science and Knowledge Vol. 3 No. 3 (2026): IJISK 2026
Publisher : Fakultas Pendidikan Ilmu Keguruan, Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/ijisk.v3i3.299

Abstract

This study aims to assess the quality of public health services through a case study at the Watu Kawula Community Health Center, analyze obstacles hindering service optimization, and propose solutions to address these issues, thereby ensuring optimal service delivery. This is a descriptive, empirical study utilizing a socio-legal (juridical-empirical) approach. The research was conducted at the Watu Kawula Community Health Center in Kota Tambolaka District, Southwest Sumba Regency, East Nusa Tenggara Province. Primary data were collected through observation and interviews, while secondary data were obtained via literature review. The findings were analyzed using qualitative methods and presented descriptively. Public health services at the Watu Kawula Community Health Center have begun to improve. This assessment is based on basic health service requirements, public service indicators (Hardiyansyah, 2018), and indicators regarding the fulfillment of the right to health. Obstacles preventing optimal service delivery include the simultaneous arrival of large numbers of patients—resulting in long queues and extended waiting times—which are common challenges for health facilities serving high patient volumes, as well as issues regarding community participation in appreciating the services provided by the center.