Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Peran Edukasi Literasi Keuangan Dalam Pencegahan Perilaku Berisiko pada Remaja: Studi pada Siswa MAN 3 Jakarta Ayu Aulia Oktaviani; Florus Daeli; Rowlan Takaya; Vira Irnadya; Febby Marta Juwita; Muhammad Andhika Rizky Satria
Jurnal Medika: Medika in progres
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/zm2qgg57

Abstract

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini dilaksanakan sebagai respons atas masih rendahnya tingkat literasi keuangan di kalangan pelajar, khususnya siswa MAN 3 Jakarta, yang semakin rentan terhadap berbagai risiko finansial di era digital. Perkembangan teknologi mempermudah akses terhadap layanan keuangan, namun di sisi lain juga meningkatkan potensi perilaku konsumtif, penggunaan pinjaman online ilegal, serta paparan terhadap investasi yang tidak aman dan menyesatkan. Oleh karena itu, kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman dan kesadaran siswa dalam mengelola keuangan pribadi secara bijak, termasuk dalam hal penyusunan anggaran, kebiasaan menabung, serta pengenalan investasi yang aman dan sesuai dengan usia mereka. Metode pelaksanaan kegiatan meliputi ceramah interaktif yang dikombinasikan dengan diskusi, simulasi penyusunan anggaran sederhana, serta studi kasus terkait pinjaman online untuk memberikan gambaran nyata kepada siswa. Selain itu, dilakukan evaluasi melalui pengerjaan worksheet dan post-test guna mengukur tingkat pemahaman siswa sebelum dan sesudah kegiatan. Hasil yang diperoleh menunjukkan adanya peningkatan signifikan dalam pemahaman literasi keuangan, yang tercermin dari hasil post-test. Siswa juga menunjukkan peningkatan kesadaran dalam membedakan antara kebutuhan dan keinginan, serta memahami risiko dari penggunaan pinjaman online ilegal. Lebih lanjut, siswa mulai memiliki pemahaman lebih baik mengenai pentingnya investasi sejak dini dengan pendekatan yang aman dan terencana. Secara keseluruhan, kegiatan ini memberikan dampak positif dalam membentuk perilaku finansial siswa yang lebih bijak, rasional, dan bertanggung jawab, sehingga diharapkan dapat menjadi bekal penting dalam menghadapi tantangan ekonomi di masa depan.
The Influence of Intellectual Capital, Gender Diversity of the Board of Directors, Audit Quality and Profitability on Corpo-rate Social Responsibility Febby Marta Juwita; Aqamal Haq
International Journal of Economics and Management Research Vol. 5 No. 2 (2026): August : International Journal of Economics and Management Research
Publisher : International Forum of Researchers and Lecturers

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55606/ijemr.v5i2.742

Abstract

In the high-stakes environment of the energy sector, Corporate Social Responsibility (CSR) serves as a vital mechanism for maintaining social legitimacy and managing environmental risks. Despite its importance, the determinants of CSR disclosure in emerging markets like Indonesia remain debated, with inconsistent evidence regarding the roles of internal resources versus governance structures. This study aims to resolve these discrepancies by empirically examining the influence of Intellectual Capital, Board Gender Diversity, Audit Quality, and Profitability on CSR. Utilizing a quantitative approach with purposive sampling, the research analyzes secondary data from 26 energy companies listed on the Indonesia Stock Exchange over the 2020–2024 period, employing panel data regression with a Random Effect Model. The findings challenge the Resource-Based View application in this context, revealing that Intellectual Capital and Profitability do not significantly affect CSR disclosure. Conversely, the study provides robust evidence supporting Stakeholder and Legitimacy theories, as Board Gender Diversity and Audit Quality demonstrate a positive and significant influence. These results indicate that in regulated and high-profile industries, sustainability reporting is driven less by financial slack or knowledge assets and more by ethical governance structures, specifically inclusive decision-making and independent external assurance. This research contributes to the literature by clarifying that governance mechanisms are the primary catalysts for corporate accountability in the energy sector.