Budaya keselamatan kerja merupakan faktor penting dalam mencegah kecelakaan kerja, khususnya pada pengemudi kendaraan berat yang memiliki risiko tinggi selama operasional transportasi perusahaan. Tingginya kejadian kecelakaan transportasi di Provinsi Riau masih banyak dipengaruhi oleh perilaku berkendara yang tidak aman. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan meningkatkan pemahaman dan kesadaran pengemudi kendaraan berat mengenai pentingnya budaya keselamatan kerja dan perilaku berkendara aman (safety driving) pada operasional Perusahaan X di Riau. Metode kegiatan dilakukan melalui edukasi, penyuluhan, diskusi interaktif, dan pendampingan terkait budaya keselamatan kerja, komitmen keselamatan, serta penerapan perilaku berkendara aman. Sasaran kegiatan adalah 60 orang pengemudi kendaraan berat yang mengikuti seluruh rangkaian kegiatan. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman pengemudi mengenai pentingnya budaya keselamatan kerja, penggunaan prosedur keselamatan, kepatuhan terhadap aturan berkendara, serta kesadaran untuk menerapkan perilaku aman selama bekerja. Faktor yang paling berpengaruh terhadap perilaku berkendara aman adalah budaya pengemudi, diikuti komitmen manajemen dan pelatihan keselamatan. Kegiatan ini memberikan dampak positif terhadap peningkatan kesadaran keselamatan kerja pada pengemudi kendaraan berat. Oleh karena itu, perusahaan disarankan untuk terus memperkuat budaya keselamatan kerja melalui pelatihan berkelanjutan, pengawasan rutin, dan dukungan manajemen guna menekan risiko kecelakaan kerja pada sektor transportasi perusahaan.