Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Penguatan Literasi Digital dan Etika Transaksi Berbasis Komunikasi bagi Pedagang di Desa Wisata Mbulak Wilkel Yanuardo Dwi Rangga; Afan Al Fauzi; Alfian Fernanda Andriansyah; Amirul Mu’minin; Shysiliana Shysiliana; Vernandito Sultan Mahardika; Rila Setyaningsih
Jurnal Medika: Medika in progres
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/4pj91x27

Abstract

Perkembangan teknologi digital mendorong pelaku usaha untuk beradaptasi dengan sistem transaksi digital. Namun, masih terdapat keterbatasan literasi digital dan pemahaman etika transaksi pada pedagang di Desa Wisata Mbulak Wilkel, Bantul, Yogyakarta, khususnya terkait keamanan digital, penggunaan QRIS yang sesuai ketentuan, serta risiko kejahatan siber. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan meningkatkan pemahaman dan kesadaran pedagang mengenai literasi digital dan etika transaksi digital melalui pendekatan komunikasi edukatif, persuasif, dan partisipatif. Metode pelaksanaan meliputi sosialisasi yang diawali dengan pre-test, diskusi interaktif melalui sharing session dan tanya jawab, kampanye komunikasi menggunakan media edukasi berupa poster dan stiker, serta pendampingan dan evaluasi melalui post-test. Kegiatan dilaksanakan pada 24 Mei 2026 dengan melibatkan 10 pedagang dan pelaku UMKM di Desa Wisata Mbulak Wilkel. Hasil evaluasi menunjukkan peningkatan nilai rata-rata peserta dari 81,0 pada pre-test menjadi 84,0 pada post-test atau meningkat sebesar 3,70%. Selain itu, peserta menunjukkan antusiasme tinggi dalam diskusi, terutama terkait keamanan digital, penipuan online, pencurian data pribadi, pinjaman online ilegal, dan judi online. Program ini berhasil meningkatkan pengetahuan dan kesadaran peserta dalam memanfaatkan teknologi digital secara aman, etis, transparan, dan bertanggung jawab guna mendukung keberlanjutan usaha di era digital.
PENERAPAN LITERASI DIGITAL DAN PENDAMPINGAN PENGELOLAAN PLATFORM EDUTECH BERBASIS WEB BAGI GURU SEKOLAH DASAR Rila Setyaningsih; Albert Yakobus Chandra; Rahma Novita Alim Putri; Afit Setyo Nugroho; Naili Inayah Wulandari
J-ABDI: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 6 No. 3 (2026): Agustus 2026
Publisher : Bajang Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini dilaksanakan di SD Muhammadiyah Senggotan, Bantul, Yogyakarta. Meskipun memiliki potensi sumber daya pendidik usia produktif yang tinggi, sekolah ini masih menghadapi kendala dalam mewujudkan Profil Pelajar Pancasila yang melek teknologi. Hal tersebut disebabkan oleh penggunaan media pembelajaran yang belum optimal, di mana hasil observasi awal menunjukkan bahwa 85% guru masih bergantung pada buku teks fisik, sedangkan 15% sisanya sebatas menggunakan slide presentasi statis yang bersifat searah. Untuk mengatasi permasalahan tersebut, program yang melibatkan 12 guru ini bertujuan meningkatkan pemahaman dan keterampilan literasi digital mitra dalam mengembangkan konten pembelajaran interaktif melalui metode sosialisasi, pelatihan (workshop), serta pemantauan dan evaluasi. Dalam pelaksanaannya, para peserta dibekali konsep literasi digital serta praktik langsung pemanfaatan tools AI Canvas untuk merancang modul pembelajaran interaktif. Selain itu, pelatihan juga mencakup penggunaan dan pengelolaan Learning Management System (LMS) melalui platform edutech berbasis web sdmustika.id, yang dikembangkan khusus oleh tim pengabdian UMBY sebagai wujud fasilitasi teknologi nyata bagi mitra. Evaluasi program yang diukur melalui pre-test, post-test, serta penilaian karya menunjukkan keberhasilan yang signifikan. Hasil yang dicapai meliputi peningkatan pemahaman mitra terkait literasi digital dalam pengembangan modul pembelajaran sebesar 7,53% dengan 12 modul pembelajaran interaktif karya guru. Selain itu terdapat peningkatan pengetahuan terkait pembuatan video pembelajaran interaktif sebesar 15,83%, yang dibuktikan dengan lahirnya karya media interaktif dari tangan setiap guru. Selain itu keberhasilan program terlihat dari keberhasilan guru dalam membuat 5 video pembelajaran interaktif secara kolaboratif untuk mata pelajaran Matematika, IPA, dan PAI.