Imam Suswoyo
Fakultas Peternakan, Universitas Jenderal Soedirman

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Pengaruh perbedaan lantai kandang terhadap performa ayam broiler Azis Juliana; Imam Suswoyo; Tri Rachmanto Prihambodo
Agrivet : Jurnal Ilmu-Ilmu Pertanian dan Peternakan (Journal of Agricultural Sciences and Veteriner) Vol. 13 No. 2 (2025): Desember
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Majalengka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31949/agrivet.v13i2.15518

Abstract

This research aimed to evaluate the effect of different floor levels in a multi-tiered housing system on the production performance of broiler chickens at Khaerun Farm, Purwojati District, Banyumas Regency. The research was conducted on 20,000 broiler chickens of the Cobb CP 707 MV strain, reared in a two-tiered house with approximately 10,000 birds per floor. The observed parameters included feed consumption, body weight gain (BWG), final body weight, depletion, and Feed Conversion Ratio (FCR). The study employed an observational method, which was analyzed using a t-test to determine the significance of differences between the floor levels. The results indicated that there were no statistically significant differences (p>0.05) in all performance parameters between the first and second floors. Although there were slight variations in temperature and humidity between the floors, these differences did not significantly affect production performance. These findings suggest that proper housing management can maintain optimal broiler performance regardless of floor level differences in a multi-tiered housing system.
PERBEDAAN PERFORMA AYAM BIBIT INDUK PEDAGING JANTAN DAN BETINA: Performance Differences Between Male and Female Broiler Breeding Chickens Ahmad Muzakki; Ismoyowati Ismoyowati; Imam Suswoyo
Wahana Peternakan Vol. 10 No. 2 (2026): Wahana Peternakan
Publisher : Faculty of Animal Science, University of Tulang Bawang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37090/jwputb.v10i2.3316

Abstract

Permintaan daging ayam global diketahui cenderung meningkat setiap tahun. Optimalisasi unggas bibit diperlukan agar produksi ayam konsumsi lebih efisien sehingga dapat memenuhi permintaan yang terus meningkat. Penelitian ini bertujuan untuk membandingkan performa ayam bibit induk pedaging jantan dan betina dari segi konsumsi pakan, bobot badan, keseragaman, dan tingkat deplesi. Penelitian dilakukan di PT Japfa Comfeed Indonesia Tbk Unit Cipunagara 1 menggunakan ayam strain Lohmann Indian River berusia 12 minggu, terdiri dari 14.799 ekor jantan dan 103.621 ekor betina. Data dikumpulkan melalui laporan performa mingguan dari kandang, dan analisis dilakukan dengan uji t dua sampel dengan varians yang sama untuk menilai perbedaan antara jenis kelamin. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ayam jantan memiliki konsumsi pakan dan bobot badan yang lebih tinggi, yang mencerminkan pertumbuhan yang lebih cepat serta kebutuhan nutrisi yang lebih besar. Sedangkan, ayam betina menunjukkan keseragaman populasi yang lebih baik serta tingkat deplesi yang lebih rendah, yang dipengaruhi oleh perilaku yang lebih tenang, dominansi yang lebih rendah, dan respons imun yang lebih stabil. Perbedaan dalam keseragaman juga dipengaruhi oleh tingkat persaingan pakan dan perilaku agresif yang lebih tinggi pada jantan. Tingginya deplesi pada jantan berkaitan dengan stres metabolik, sensitivitas terhadap suhu tinggi, dan agresivitas sosial. Secara keseluruhan, perbedaan jenis kelamin memiliki dampak signifikan terhadap performa ayam bibit, sehingga manajemen pemeliharaan yang spesifik untuk setiap jenis kelamin sangat dibutuhkan. Penelitian ini menyimpulkan bahwa dalam hal pertumbuhan, jantan menunjukkan keunggulan, sementara betina lebih unggul dalam hal keseragaman dan daya hidup.   Kata kunci: ayam bibit induk pedaging, jenis kelamin, konsumsi pakan, keseragaman, performa