Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

The Level of Member Satisfaction and Its Influence on Member Participation In The Rimbun Jaya 3 Producer Cooperative In Way Harong Village, Waylima District, Pesawaran Regency Bagas Luansah; Dyah Aring Hepiana Lestari; Ani Suryani
Jurnal Penelitian Pertanian Terapan Vol 25 No 1 (2025)
Publisher : Politeknik Negeri Lampung.

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25181/jppt.v25i1.3649

Abstract

  Cooperatives play a vital role in improving the welfare of their members by providing various economic benefits and promoting collective participation. Member satisfaction creates a positive attitude towards the cooperative, more satisfied members will support the cooperative by participating in cooperative activities. This study aims to analyze the satisfaction felt by members towards cooperative services and as cooperative members, the level of member participation, and the factors that influence it. This study was conducted using a survey method at the Rimbun Jaya 3 Producer Cooperative, Way Harong Village, Way Lima District, Pesawaran Regency. Data collection was carried out from December 2023 to January 2024. The sample size of cooperative member was 55 people selected using the simple random sampling method. Data were analyzed using quantitative descriptive, the Customer Satisfaction Index (CSI), and Seemingly Unrelated Regressions (SUR) methods. The results showed that members were very satisfied with the cooperative's services and satisfied as cooperative members. Member participation in attending the Annual Members Meeting (RAT) was at high level, member participation in paying mandatory savings was at medium level, and member participation in utilizing business units was at low level. Factors that influence member participation in attending the RAT include age, membership duration, education level, household income, satisfaction with cooperative services, satisfaction as a member, and distance from the home to the cooperative. Household income, non-formal education, and distance from the home to the cooperative affect member participation in paying mandatory savings. Age, household income, satisfaction with services, non-formal education, and distance from the home to the cooperative affect member participation in utilizing cooperative business units.
Pelatihan Desain Kemasan Produk bagi UMKM di Desa Sinar Banten Lampung Tengah Maya Riantini; Ani Suryani; Fera Azahrah
MIMBAR INTEGRITAS : Jurnal Pengabdian Vol 5 No 2 (2026): Februari - Agustus
Publisher : Biro Administrasi dan Akademik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36841/mimbarintegritas.v5i2.8718

Abstract

Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) memiliki peranan penting dalam perekonomian nasional, terutama dalam menciptakan lapangan kerja, meningkatkan pendapatan masyarakat, serta mendorong pertumbuhan ekonomi daerah. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan daya saing produk lokal melalui pelatihan desain kemasan yang kreatif, fungsional, dan menarik bagi pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM). Permasalahan utama yang dihadapi oleh UMKM mitra adalah rendahnya kualitas kemasan produk, baik dari segi estetika, informasi produk, maupun daya tarik pasar. Kemasan yang kurang menarik sering kali membuat produk sulit bersaing di pasar modern dan digital. Melalui kegiatan ini, tim pengabdian memberikan pelatihan dan pendampingan teknis mengenai konsep desain kemasan yang efektif, pemilihan bahan kemasan yang sesuai, serta penggunaan aplikasi desain sederhana seperti Canva dan Adobe Express. Selain itu, peserta juga dibekali dengan wawasan branding dan strategi pemasaran berbasis digital untuk memperluas jangkauan pasar. Metode pelaksanaan meliputi sosialisasi, pelatihan interaktif, praktik desain langsung, dan evaluasi hasil karya peserta. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman dan keterampilan peserta dalam mendesain kemasan produk yang menarik, informatif, serta sesuai dengan karakteristik produk lokal. Dengan demikian, kegiatan ini berkontribusi dalam mendorong kemandirian dan daya saing UMKM di era digital.