Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Pencarian Literatur dan Digital Library Nur’ain Syafrina; Ika Setiawati; Aulia Sahara
Jurnal Intelek Insan Cendikia Vol. 3 No. 06 (2026): JUNI 2026
Publisher : PT. Intelek Cendikiawan Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pencarian literatur (literature searching) adalah proses sistematis untuk menemukan, mengidentifikasi, menyeleksi, dan mengumpulkan berbagai sumber ilmiah yang relevan dengan suatu topik penelitian, seperti artikel jurnal, buku, prosiding, tesis, maupun laporan penelitian. Digital Library atau perpustakaan digital adalah suatu perpustakaan yang menyimpan data baik itu buku (tulisan), gambar, suara dalam bentuk file elektronik dan mendistribusikannya dengan menggunakan protocol elektronik melalui jaringan komputer. Tujuan penelitian ini membahas pengertian, kelebihan, dan penggunaan Google Scholar, fungsi serta penggunaan Portal Garuda, peran dan risiko penggunaan Sci-Hub dalam akses literatur ilmiah, serta peran Perpustakaan Nasional dalam menyediakan akses informasi ilmiah digital bagi masyarakat. Metode yang digunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi literatur (library research) untuk mengkaji topik pencarian literatur digital dan digital library. Data yang digunakan merupakan data sekunder yang diperoleh dari berbagai sumber ilmiah, seperti artikel jurnal nasional dan internasional, buku, dokumen resmi, serta platform digital seperti Google Scholar, Portal Garuda, dan publikasi terkait Sci-Hub, yang dipilih berdasarkan kredibilitas, relevansi, dan keterbaruan. Pengumpulan data dilakukan melalui studi dokumentasi dengan menelusuri, mengidentifikasi, mengelompokkan, dan mencatat informasi penting dari berbagai literatur. Analisis data dilakukan secara deskriptif kualitatif melalui tahapan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan dengan membandingkan berbagai sumber untuk memperoleh pemahaman yang komprehensif. Keabsahan data dijaga melalui teknik triangulasi sumber guna memastikan validitas dan konsistensi hasil penelitian. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: Pertama, Google Scholar memberikan kemudahan akses dan cakupan luas namun memerlukan seleksi sumber yang cermat. Kedua, Portal Garuda berperan penting dalam menyediakan publikasi ilmiah nasional meskipun masih memiliki kendala teknis. Ketiga, Sci-Hub menawarkan akses gratis terhadap artikel ilmiah namun memiliki implikasi hukum karena melanggar hak cipta. Keempat, Perpustakaan Nasional menjadi sumber resmi yang kredibel meskipun aksesnya terkadang terbatas. Kesimpulannya, keempat platform tersebut memiliki peran yang saling melengkapi dalam mendukung pencarian literatur digital, sehingga pengguna perlu bijak dalam memilih dan memanfaatkannya sesuai kebutuhan akademik.