Penelitian dalam bidang akuntansi publik memerlukan data yang terpercaya dan akurat agar dapat menghasilkan temuan yang tepat dan dapat dipertanggungjawabkan secara ilmiah. Artikel ini bertujuan meneliti implementasi metode observasi dan dokumentasi dalam penelitian akuntansi sektor publik melalui analisis literatur. Diskusi mencakup pemahaman riset akuntansi publik, penerapan metode observasi dan dokumentasi, kendala-validitas serta reliabilitas data, dan strategi untuk memperbaiki mutu data penelitian. Temuan kajian menunjukkan bahwa observasi dan dokumentasi adalah metode pengumpulan data yang paling umum digunakan karena memberikan informasi nyata tentang praktik pengelolaan keuangan yang didukung oleh bukti administratif yang bisa diverifikasi. Namun, kedua metode ini juga menghadapi tantangan, seperti subjektivitas dari peneliti, keterbatasan dokumen yang ada, tidak konsisten dalam pencatatan, dan perubahan pada prosedur administrasi yang dapat memengaruhi validitas dan keandalan data. Oleh karena itu, penerapan triangulasi, penggunaan berbagai sumber dokumen, panduan observasi, audit trail, serta pengecekan silang dokumen merupakan strategi yang efektif untuk meningkatkan mutu hasil penelitian. Dengan demikian, diharapkan penelitian akuntansi publik dapat menghasilkan temuan yang lebih tepat, objektif, dan berguna bagi pengembangan ilmu pengetahuan serta praktik tata kelola sektor publik.