Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Satu Klik Bisa Menghancurkan Segalanya: Memahami Ancaman Siber di Era Digital Gita Gita; Ismanita Ismanita; Rayyan Firdaus
Jurnal Intelek Insan Cendikia Vol. 3 No. 7 (2026): JULI 2026
Publisher : PT. Intelek Cendikiawan Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penyebaran teknologi digital di Indonesia seiring dengan peningkatan ancaman keamanan siber. Tujuan dari artikel ini adalah untuk mengidentifikasi tren, klasifikasi, sumber, dan dampak ancaman siber di Indonesia serta mengembangkan strategi mitigasi yang relevan bagi individu dan organisasi. Metode penelitian ini adalah kualitatif deskriptif. Penelitian ini menggunakan penelitian desk research untuk mengumpulkan data dan laporan resmi dari lembaga resmi seperti Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN), Otoritas Jasa Keuangan (OJK), Pusat Anti-Scam Indonesia (IASC), Kementerian Komunikasi dan Digital, serta lembaga swasta seperti Kaspersky, AwanPintar.id, dan ITSEC Asia dari tahun 2025 hingga2026. Kajian menunjukkan peningkatan drastis dalam serangan siber di Indonesia BSSN memperkirakan 5,5 miliar serangan siber sepanjang tahun 2025, sebagian besar berbasis malware dan phishing yang disebabkan oleh kelalaian pengguna saat berinteraksi dengan tautan atau lampiran mencurigakan. Ancaman berbasis kecerdasan buatan seperti deepfake telah meningkat sebesar 550 persen dalam lima tahun terakhir. Penipuan digital telah menyebabkan kerugian finansial yang melampaui Rp2,6 triliun hingga Mei 2025. Menurut penelitian ini, kesalahan manusia juga dikenal sebagai kesalahan manusia masih merupakan faktor keamanan yang paling dominan. Oleh karena itu, meningkatkan literasi digital, kebijakan pembaruan sistem, dan budaya keamanan proaktif adalah langkah penting untuk mengurangi ancaman siber di Indonesia.