Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Strategi Perencanaan Dan Pengelola Persampahan Di Kabupaten Konawe Alfian Ishak
Jurnal Intelek Dan Cendikiawan Nusantara Vol. 2 No. 6 (2025): Desember 2025 - Januari 2026
Publisher : PT. Intelek Cendikiawan Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Persampahan seharusnya dikelola sebelum dibuang karena akan menimbulkan pencemaran dan mengganggu sanitasi lingkungan. Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui strategi perencanaan dan pengelolaan persampahan yang bersifat terpadu dan berkelanjutan di Kabupaten Konawe. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah dengan melakukan penilaian, pemetaan dan menganalisis multiaspek kondisi sektor persampahan saat ini di Kabupaten Konawe. Berdasarkan penelitian yang telah peneliti lakukan, dirumuskan beberapa strategi perencanaan dan pengelolaan persampahan yang perlu dilakukan oleh Pemerintah Kabupaten Konawe diantaranya meningkatkan cakupan layanan pengumpulan sampah, pengurangan sampah melalui TPS3R, TPST dan bank Sampah, membentuk UPTD Kelembagaan pengelolaan TPA yang didukung dengan adanya kapasitas SDM yang mumpuni  serta penguatan kelembagaan dan peningkatan kapasitas SDM dengan pelatihan, melalui dukungan pemerintah provinsi dan pemerintah pusat, sosialisasi Perkada, optimalisasi kegiatan komunikasi pemerintah dengan melibatkan media dalam hal sosialisasi pengelolaan persampahan, meningkatkan alokasi pendanaan dan pelibatan peran swasta.
Strategi Perencanaan dan Pengelola Air Limbah Domestik di Kabupaten Konawe Alfian Ishak
Jurnal Intelek Dan Cendikiawan Nusantara Vol. 3 No. 04 (2026): AGUSTUS - SEPTEMBER 2026
Publisher : PT. Intelek Cendikiawan Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pengelolaan limbah cair rumah tangga adalah proses mengolah air sisa aktivitas sehari-hari seperti mandi, mencuci, dan memasak agar aman bagi lingkungan dan tidak mencemari sumber air. Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui strategi perencanaan dan pengelolaan air limbah domestik yang bersifat terpadu dan berkelanjutan di Kabupaten Konawe. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah dengan melakukan penilaian, pemetaan dan menganalisis multiaspek kondisi sektor air limbah domestik saat ini di Kabupaten Konawe. Berdasarkan penelitian yang telah peneliti lakukan, dirumuskan beberapa strategi perencanaan dan pengelolaan air limbah domestik yang perlu dilakukan oleh Pemerintah Kabupaten Konawe diantaranya peningkatan akses sanitasi layak dan aman, pengembangan layanan lumpur limbah terjadwal (L2T2) dan optimalisasi IPLT, membentuk UPTD Kelembagaan pengelolaan air limbah domestik  yang didukung dengan adanya kapasitas SDM yang mumpuni  serta penguatan kelembagaan dan peningkatan kapasitas SDM dengan pelatihan, melalui dukungan pemerintah provinsi dan pemerintah pusat, sosialisasi Perkada, optimalisasi kegiatan komunikasi pemerintah dengan melibatkan media dalam hal sosialisasi pengelolaan air limbah domestik, meningkatkan alokasi pendanaan dan pelibatan peran swasta.
Kesenjangan Ketersediaan dan Kinerja Fungsional Prasarana, Sarana, dan Utilitas Umum pada Perumahan Formal: Studi Kasus BTN Margahayu Kecamatan Kambu, Kota Kendari Taufik Taufik; Alfian Ishak; Muh Nizar Mufti Destrinur M
Jurnal Intelek Insan Cendikia Vol. 3 No. 06 (2026): JUNI 2026
Publisher : PT. Intelek Cendikiawan Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Perkembangan perumahan formal di kawasan pertumbuhan baru menuntut penyediaan prasarana, sarana, dan utilitas umum (PSU) yang tidak hanya tersedia secara administratif, tetapi juga berfungsi secara ekologis dan operasional. Artikel ini menganalisis ketersediaan dan kinerja fungsional PSU pada Perumahan BTN Margahayu 1 dan BTN Margahayu 2 di Kecamatan Kambu, Kota Kendari, serta mengidentifikasi faktor penyebab kesenjangan antara dokumen rencana tapak dan kondisi lapangan. Penelitian menggunakan pendekatan campuran dengan desain sequential explanatory melalui observasi fisik, ground checking, analisis spasial berbasis Sistem Informasi Geografis, verifikasi dokumen site plan, dan wawancara mendalam dengan informan kunci. Hasil penelitian menunjukkan bahwa jaringan drainase sepanjang 2.660 m telah tersedia, tetapi seluruh segmennya berada dalam status bermasalah: 2.210 m (83,08%) berfungsi sebagian akibat sedimentasi dan sampah, sedangkan 450 m (16,92%) mengalami malfungsi akibat vegetasi liar, endapan tanah, dan segmen buntu. RTH eksisting seluas 4.238 m² atau 10,14% dari luas kawasan masih memenuhi ambang minimum operasional, tetapi telah menyusut 1.287,42 m² dari rencana awal. Sarana persampahan belum memenuhi standar pada aspek pewadahan individual dan TPS internal, meskipun pengangkutan swadaya tiga kali seminggu telah berjalan. Sistem proteksi kebakaran paling rentan karena tidak tersedia hidran internal dan beberapa rute layanan melampaui standar waktu tanggap. Diskrepansi utama dipicu oleh ketidaklengkapan alokasi PSU sejak perencanaan awal, pemeliharaan yang tidak berkelanjutan, dan belum jelasnya tata kelola aset. Artikel ini menegaskan pentingnya audit pasca-huni, percepatan serah terima PSU, normalisasi drainase, restorasi RTH, serta penguatan kelembagaan komunitas sebagai prasyarat permukiman yang tangguh secara lingkungan.