Manna Wa Salwa
Universitas Negeri Medan

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Fenomena Childfree pada Perempuan Menikah dalam Perspektif Islam: Tinjauan Sains dan Kimia Laila Agustina; Meliana Meliana; Aulia Nurmala Sari Sikumbang; Manna Wa Salwa; Putri Fachira; Mutiara Pratiwi; Jihan Nur Asyfa Hanafi; Rizka Aulia Br Saragih; Chantika Imelia Br Sinaga; Nurmayani Nurmayani
Jurnal Intelek Dan Cendikiawan Nusantara Vol. 3 No. 02 (2026): APRIL - MEI 2026
Publisher : PT. Intelek Cendikiawan Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Fenomena childfree pada perempuan menikah menjadi isu yang semakin banyak dibicarakan di masyarakat modern, terutama karena berkaitan dengan pilihan hidup, hak reproduksi, serta nilai-nilai agama. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji fenomena tersebut dari perspektif Islam serta ditinjau dari sisi sains, khususnya yang berkaitan dengan aspek biologi dan kesehatan reproduksi. Metode yang digunakan adalah studi literatur dengan pendekatan kualitatif, melalui pengumpulan data dari buku, jurnal ilmiah, serta sumber-sumber keislaman seperti Al-Qur’an dan hadis. Hasil kajian menunjukkan bahwa keputusan childfree dipengaruhi oleh berbagai faktor, seperti ekonomi, kesiapan mental, pengalaman pribadi, lingkungan, pendidikan, serta kondisi kesehatan. Dari perspektif Islam, keberadaan anak dipandang sebagai anugerah dan bagian dari tujuan pernikahan, meskipun dalam kondisi tertentu terdapat toleransi terhadap pasangan yang tidak memiliki anak. Sementara itu, dari sudut pandang sains, penggunaan kontrasepsi sebagai salah satu upaya mendukung pilihan childfree memiliki dampak terhadap keseimbangan hormon dan fungsi reproduksi. Penelitian ini memberikan gambaran bahwa fenomena childfree tidak hanya perlu dilihat dari satu sudut pandang saja, melainkan harus dipahami secara menyeluruh dengan mempertimbangkan aspek agama, sosial, dan ilmiah. Penelitian ini memberikan kontribusi dengan mengkaji fenomena childfree secara komprehensif melalui integrasi perspektif Islam dan sains, khususnya dalam aspek kesehatan reproduksi. Selain itu, penelitian ini juga memperkaya pembahasan mengenai childfree dengan menyoroti faktor-faktor yang memengaruhi serta implikasinya, sehingga dapat menjadi referensi untuk penelitian selanjutnya dan bahan pertimbangan dalam memahami fenomena ini secara lebih luas
PERAN ASAM AMINO DALAM MENDUKUNG FUNGSI SISTEM IMUN DAN KETAHANAN TUBUH: LITERATURE REVIEW Nursia Marsaulina Panjaitan; Manna Wa Salwa; ⁠Meliana; Jihan Nur Asyfa Hanafi; ⁠ ⁠Aulia Nurmala Sari Sikumbang
Didaktik : Jurnal Ilmiah PGSD STKIP Subang Vol. 12 No. 02 (2026): Volume 12 No. 2, Juni 2026 Publish
Publisher : STKIP Subang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36989/didaktik.v12i02.15222

Abstract

Amino acids play a crucial role in supporting immune system function and bodily defense. This study aims to comprehensively review the roles of various amino acids including glutamine, arginine, branched-chain amino acids (BCAAs), serine, glycine, and tryptophan in regulating both innate and adaptive immune responses at the cellular and molecular level. This research employed a qualitative approach through a systematic literature review method. Data were sourced from scientific journals and publications accessed via Google Scholar, PubMed, and ScienceDirect using relevant keywords. Results showed that glutamine serves as the primary energy source for active immune cells by producing ATP and supporting glutathione synthesis. Arginine modulates inflammatory balance through dual iNOS and arginase pathways, producing nitric oxide (NO) and polyamines respectively. BCAAs, particularly leucine, activate the mTORC1 signaling pathway that promotes proliferation of T cells and dendritic cells. Serine and glycine provide nucleotide precursors via the SGOC pathway and act as antioxidants through glutathione formation, while tryptophan suppresses hyperinflammation through the kynurenine pathway involving IDO1 and AhR receptor activation. No amino acid functions independently; all operate in an integrated metabolic network. Thus, concluded that adequate intake and balance of amino acids are essential for optimal immune system function, and that amino acid-based immunonutrition strategies represent a promising approach in clinical therapy for various conditions including sepsis, autoimmune diseases, and critical illness.