Suci Rahmawati
Institut Agama Islam Negeri Datuk Laksemana Bengkalis

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Transformasi Pembelajaran Pendidikan Agama Islam di Era Digital: Peluang, Tantangan, dan Strategi Penguatan Nilai Keislaman Suci Rahmawati; Silvi Ismayanti
Jurnal Intelek Dan Cendikiawan Nusantara Vol. 3 No. 03 (2026): JUNI - JULI 2026
Publisher : PT. Intelek Cendikiawan Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Transformasi digital telah membawa perubahan yang signifikan dalam berbagai bidang kehidupan, termasuk pendidikan. Dalam konteks Pendidikan Agama Islam (PAI), perkembangan teknologi mendorong terjadinya perubahan paradigma pembelajaran dari yang berpusat pada guru menjadi lebih interaktif dan berpusat pada peserta didik. Artikel ini bertujuan untuk menganalisis transformasi pembelajaran Pendidikan Agama Islam di era digital, mengidentifikasi peluang dan tantangan yang muncul, serta mengkaji strategi penguatan nilai keislaman dalam proses pembelajaran. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kepustakaan (library research) melalui kajian terhadap berbagai sumber ilmiah yang relevan. Hasil kajian menunjukkan bahwa teknologi digital memberikan berbagai peluang bagi pembelajaran PAI, seperti kemudahan akses terhadap sumber belajar Islam, fleksibilitas pembelajaran, penggunaan media pembelajaran yang lebih interaktif, serta pemanfaatan teknologi sebagai sarana dakwah dan penguatan literasi keagamaan. Namun demikian, perkembangan teknologi juga menghadirkan sejumlah tantangan, antara lain rendahnya literasi digital, penyebaran informasi keagamaan yang tidak valid, pengaruh negatif media sosial, serta berkurangnya interaksi sosial secara langsung. Oleh karena itu, diperlukan strategi penguatan nilai keislaman melalui pemanfaatan media digital yang positif, pengembangan karakter religius, peningkatan literasi digital, serta kolaborasi antara sekolah, keluarga, dan masyarakat. Dengan strategi tersebut, pembelajaran PAI di era digital diharapkan mampu menghasilkan peserta didik yang tidak hanya cakap dalam memanfaatkan teknologi, tetapi juga memiliki karakter dan akhlak yang sesuai dengan nilai-nilai Islam.