Lena Dwi Prihatin
UIN Walisongo Semarang

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Kota Lama Semarang sebagai Ikon Kawasan Wisata Bersejarah Nafiza Zizqi Aulia; Lena Dwi Prihatin; M.Rikza Chamami
Jurnal Intelek Dan Cendikiawan Nusantara Vol. 3 No. 03 (2026): JUNI - JULI 2026
Publisher : PT. Intelek Cendikiawan Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kota Lama Semarang merupakan salah satu destinasi wisata sejarah penting di Indonesia yang merepresentasikan warisan kolonial dan identitas budaya Kota Semarang. Sebagai kawasan cagar budaya yang masih terjaga dengan baik, Kota Lama menjadi daya tarik bagi wisatawan yang memiliki minat terhadap sejarah, arsitektur, dan budaya perkotaan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis perspektif pengunjung terhadap Kota Lama Semarang sebagai ikon kawasan wisata bersejarah serta mengkaji dampaknya terhadap aktivitas ekonomi pedagang lokal. Penelitian menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan pendekatan penelitian lapangan. Data diperoleh melalui observasi, wawancara dengan pengunjung dan pedagang, serta dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa daya tarik utama Kota Lama Semarang terletak pada keberadaan bangunan-bangunan bersejarah, keunikan arsitektur kolonial, nilai budaya, serta suasana kawasan yang khas. Sebagian besar pengunjung memberikan penilaian positif terhadap kebersihan, keamanan, dan kenyamanan kawasan wisata. Selain itu, media sosial terbukti berperan penting dalam meningkatkan minat wisatawan untuk berkunjung ke Kota Lama Semarang. Dari sisi ekonomi, keberadaan wisatawan memberikan dampak positif terhadap peningkatan pendapatan pedagang, terutama pada akhir pekan dan hari libur ketika jumlah kunjungan wisatawan meningkat. Namun demikian, masih terdapat beberapa kendala yang perlu mendapat perhatian, seperti kondisi infrastruktur di beberapa lokasi dan keterbatasan fasilitas bagi pedagang. Secara keseluruhan, penelitian ini menunjukkan bahwa Kota Lama Semarang tidak hanya berfungsi sebagai destinasi wisata sejarah dan sarana edukasi budaya, tetapi juga berperan dalam mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat lokal. Oleh karena itu, diperlukan pengelolaan yang berkelanjutan, peningkatan kualitas fasilitas, serta kerja sama berbagai pihak untuk mendukung pengembangan Kota Lama Semarang sebagai ikon kawasan wisata bersejarah.