Kebijakan dividen adalah salah satu alat yang sangat penting bagi perusahaan dan juga memberikan sinyal signifikan yang memengaruhi perilaku di pasar saham. Penelitian ini bertujuan untuk menyelidiki secara mendalam fungsi kebijakan dividen sebagai pertimbangan utama bagi para investor ketika membuat keputusan investasi pada saham, terutama di tengah perubahan pasar yang terus berkembang dan era digitalisasi keuangan. Dengan menggunakan metode tinjauan literatur sistematik dan sintesis dari berbagai penelitian sebelumnya, studi ini mengeksplorasi bagaimana profitabilitas, ketersediaan arus kas bebas, tingkat utang, dan pertumbuhan aset saling berinteraksi dalam mempengaruhi kebijakan dividen, yang pada gilirannya dapat mengurangi risiko kegagalan investasi akibat informasi yang tidak simetris. Hasil dari analisis menunjukkan bahwa kebijakan dividen bukan hanya berperan sebagai variabel independen yang secara langsung mempengaruhi keputusan investor, tetapi juga berfungsi sebagai variabel pemoderasi yang memperkuat efek positif likuiditas dan ketepatan dalam keputusan investasi perusahaan terhadap nilai perusahaan. Di sisi lain, temuan juga mengungkapkan adanya trade-off di mana perusahaan yang memiliki peluang investasi yang tinggi cenderung menahan laba, yang berdampak pada penurunan pembayaran dividen dalam jangka pendek. Secara keseluruhan, penelitian ini menyimpulkan bahwa konsistensi dalam pembayaran dividen dapat menjadi indikator kredibilitas manajemen yang efisien dalam mengurangi ketidakpastian terkait imbal hasil bagi investor. Implikasi praktis dari penelitian ini menyarankan agar para investor menggabungkan analisis kebijakan dividen dengan metrik likuiditas dan kepatuhan pada transparansi laporan keuangan untuk meningkatkan keputusan mereka dalam portofolio.