Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Efek yang Diperdagangkan di Pasar Modal Indonesia: Karakteristik, Mekanisme Perdagangan, dan Perlindungan Investor Muammar Khaddafi; Sahrul Hamdi; Septian Prayoga Lubis; Eprilia Pingkan Damayanti Sihotang
Jurnal Intelek Dan Cendikiawan Nusantara Vol. 3 No. 03 (2026): JUNI - JULI 2026
Publisher : PT. Intelek Cendikiawan Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pasar modal merupakan salah satu pilar penting dalam sistem keuangan yang berfungsi sebagai sarana penghimpunan dana bagi perusahaan serta alternatif investasi bagi masyarakat. Seiring dengan perkembangan teknologi dan meningkatnya kesadaran masyarakat terhadap investasi, aktivitas perdagangan efek di pasar modal Indonesia mengalami pertumbuhan yang signifikan. Berbagai instrumen efek, seperti saham, obligasi, sukuk, reksa dana, dan Exchange Traded Fund (ETF), menawarkan karakteristik, tingkat risiko, dan potensi keuntungan yang berbeda sehingga memerlukan pemahaman yang baik dari setiap investor. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis karakteristik efek yang diperdagangkan di pasar modal Indonesia, menjelaskan mekanisme perdagangan efek, serta mengkaji bentuk perlindungan yang diberikan kepada investor dalam menciptakan pasar modal yang transparan dan berintegritas. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan studi literatur (library research) yang memanfaatkan berbagai sumber, seperti buku, jurnal ilmiah, peraturan perundang-undangan, serta publikasi resmi dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK), Bursa Efek Indonesia (BEI), dan Kustodian Sentral Efek Indonesia (KSEI). Hasil kajian menunjukkan bahwa setiap jenis efek memiliki karakteristik dan profil risiko yang berbeda sehingga investor perlu memahami instrumen investasi sebelum mengambil keputusan. Selain itu, mekanisme perdagangan efek di Indonesia telah didukung oleh sistem perdagangan elektronik yang efisien dan diawasi oleh regulator untuk menjamin transparansi, keamanan transaksi, serta perlindungan terhadap investor. Oleh karena itu, peningkatan literasi keuangan, penguatan regulasi, dan optimalisasi pengawasan pasar modal menjadi faktor penting dalam mendukung pertumbuhan pasar modal Indonesia yang sehat, berkelanjutan, dan mampu meningkatkan kepercayaan investor
Pengukuran Variabel di Era Trasformasi Digital: Implikasi terhadap Kualitas Data Penelitian Muammar Khaddafi; Rahma Uli Mutmainnah Sitorus; Fatimah Kumala; Athaya Hargita; Septian Prayoga Lubis
Jurnal Intelek Insan Cendikia Vol. 3 No. 7 (2026): JULI 2026
Publisher : PT. Intelek Cendikiawan Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Transformasi digital telah mengubah cara peneliti menghimpun dan menganalisis data, dari kuesioner cetak menuju big data, jejak perilaku di media sosial, survei daring, hingga analisis teks berbasis kecerdasan buatan. Hal ini menjadikan ketepatan dalam mendefinisikan dan mengoperasionalkan variabel semakin krusial, karena kesalahan pengukuran dapat menimbulkan bias dan membatasi generalisasi hasil penelitian. Dengan metode studi literatur, penelitian ini mengkaji sumber jurnal nasional maupun internasional serta prosiding yang relevan mengenai pengukuran variabel dan transformasi digital dalam penelitian. Hasil kajian menunjukkan bahwa transformasi digital memperluas sumber data, namun juga memunculkan tantangan baru: pergeseran validitas instrumen saat berpindah dari format cetak ke digital, bias respons pada survei daring, risiko privasi data, serta kesulitan mengukur variabel dinamis seperti perilaku dan opini pengguna daring. Tantangan tersebut berdampak pada validitas, reliabilitas, dan akurasi data, yang pada akhirnya memengaruhi kualitas pengambilan keputusan berbasis hasil penelitian. Strategi yang direkomendasikan meliputi pengembangan instrumen digital berbasis teori, pengujian validitas dan reliabilitas secara rutin, pemanfaatan teknologi analitik seperti aplikasi cloud dan big data analytics, penerapan etika penelitian digital, serta peningkatan literasi digital peneliti