Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Perbaikan Sifat Mekanis Tanah Lempung Ekspansif Menggunakan Abu Vulkanis Sinabung dan Kapur Latif, Devi Oktaviana; Rifa’i, Ahmad; Suryolelono, Kabul Basah
JURNAL SAINTIS Vol. 17 No. 1 (2017)
Publisher : UIR Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (173.405 KB)

Abstract

Permasalahan tanah ekspansif dan penangan limbah abu vulkanis merupakan isu penting saat ini. Pemasalahan tanah ekspansif yang tidak menguntungkan dalam konstruksi karena memiliki sifat mudah mengalami perubahan volume akibat pengaruh kelembaban dan air sehingga menyebabkan daya dukungnya rendah sementara limbah abu vulkanis masih perlu mendapatkan perhatian karena akumulasi dan kurangnya lokasi pembuangan. Catatan letusan Sinabung sampai dengan tahun 2016 masih mengalami erupsi dan memuntahkan material vulkanis sehingga penanganan limbah abu vulkanis menjadi perhatian langsung karena akumulasi dan kurangnya lokasi pembuangan. Penelitian ini bertujuan untuk meyelesaikan kedua permasalahan tersebut dengan cara mencampur tanah ekspansif, abu vulkanis dan kapur dengan variasi tertentu dalam rangka memperbaiki sifat mekanis tanah dan mengurangi dampak penumpukan abu vulkanis. Uji yang dilakukan yaitu pemadatan tanah, uji triaxial, uji swelling dan uji swelling potential dilakukan untuk menganalisis pengaruh penambahan limbah abu vulkanis dan kapur terhadap sifat mekanis tanah. Pencampuran limbah abu vulkanis dan bahan kapur dengan tanah ekspansif dapatmeningkatkan berat volume tanah, mengurangi kadar air optimum, peningkatan nilai geser tanah mengurangi perilaku perubahan volume tanah ekspansif. Sehingga material yang dianggap tidak dibutuhkan dan merugikan terhadap lingkungan dan masyarakat memiliki ternyata menjadi keuntungan untuk rekayasa teknik sipil.
Pemberdayaan Masyarakat melalui Pemanfaatan Sampah Organik Rumah Tangga sebagai Pupuk Organik Cair (POC) untuk Mendukung Ketahanan Pangan Skala Rumah Tangga di RW 13 Giwangan, Yogyakarta Latif, Devi Oktaviana; Rozaq, Fachrudin Abdul
Jurnal Pengabdian, Riset, Kreativitas, Inovasi, dan Teknologi Tepat Guna Vol 4 No 1 (2026): Mei
Publisher : Direktorat Pengabdian kepada Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22146/parikesit.v4i1.28412

Abstract

Household organic waste remains a major environmental challenge in urban residential areas, particularly in densely populated neighborhoods with limited land availability. Most organic waste has not been properly managed and is still disposed of in landfills, leading to potential environmental pollution. At the same time, household-level food security has become an increasingly important issue, especially for urban communities with limited access to productive land. This community service activity aimed to enhance public awareness and understanding of the utilization of household organic waste as liquid organic fertilizer (LOF) as an initial effort to support household food security and sustainable environmental management. The activity was conducted in RW 13 Giwangan, Umbulharjo District, Yogyakarta City, targeting a group of male residents. The implementation method employed a community-based educational approach through socialization sessions and the dissemination of visual information media in the form of posters. The socialization covered basic concepts of organic waste classification, the principles of LOF production, and its potential use for home gardening. Educational posters were installed on the neighborhood notice boards to reinforce key messages and provide continuous access to information for the wider community. The results indicate that socialization activities combined with visual media effectively improved residents’ understanding of the potential value of household organic waste and alternative waste management practices. Although no hands-on training was conducted, the increase in environmental literacy represents an important initial achievement in fostering attitude and behavior change. Furthermore, the activity introduced residents to the linkage between organic waste management and household food security through the utilization of limited residential spaces. Overall, this community service activity contributes to building environmental awareness and community readiness toward more sustainable household waste management practices.