This Author published in this journals
All Journal AGROINOTEK
Tristanti, Irisa
Unknown Affiliation

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Pendampingan Pengenalan Dan Pengamatan Penyakit Pada Cabai Rawit Di Kecamatan Bancar Kabupaten Tuban Tristanti, Irisa; Taufiqurrahman, Achmad Fitriadi; Mentari, Desna Ayu; Putra, Dian Nugraha Harry
AGROINOTEK Jurnal Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Vol. 5 No. 1 (2024)
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21776/ub.agroinotek.2024.005.01.07

Abstract

Kecamatan Bancar, Kabupaten Tuban, merupakan salah satu sentra penghasil cabai rawit yang mengalami kendala dalam praktek budidaya tanaman cabai rawit didominasi oleh kurangnya pengetahuan petani tentang pengelolaan agroekosistem sehingga menimbulkan masalah-masalah lain seperti degradasi kesburan tanah, serangan hama dan penyakit yang berdampak pada penurunan produktivitas cabai rawit baik secara kualitas maupun kuantitas. Kegiatan pendampingan yang dilakukan oleh Tim dosen Departemen Hama dan Penyakit Tumbuhan Fakultas Pertanian Universitas Brawijaya bertujuan untuk meningkatkan wawasan dan pemehaman Sumber Daya Manusia (SDM) Petani cabai rawit tentang penyakit pada tanaman cabai rawit dan pengelolaan penyakit berbasis agroekosistem. Kegiatan ini meliputi survei lahan, sosialisasi dan penyuluhan kegiatan ,materi dan diskusi. Materi utama yang disampaikan mencakup pengenalan penyakit cabai dan strategi pengendaliannya. Hasil kegiatan menunjukkan antusiasme tinggi dari petani peserta yang diukur selama pelaksanaan kegiatan. Tantangan utama meliputi Kurangnya pemahaman petani terhadap pengelolaan penyakit tanaman cabai rawit dapat menyebabkan penurunan produktivitas cabai rawit. Melalui kegiatan pendampingan ini, mampu meningkatakan pengetahuan petani melalui pemberian materi, diskusi dan praktek lapangan. Selain ini keterampilan petani dalam melakukan budidaya yang baik, benar, dan efisien juga akan meningkatkan sehingga praktek pertanian yang dilakukan tidak menimbulkan permasalahan lingkungan.