Alfiana Lulu Widiyanti
Universitas Muria Kudus

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Etnomatematika pada Kain Tenun Troso Jepara: Kajian Geometri Dua Dimensi dan Nilai Budaya Lokal Jeny Koestanti; Alfiana Lulu Widiyanti; Dinda Laurenza Nailis Sikhah Maulida; Eka Zuliana
Jurnal Fibonaci: Jurnal Pendidikan Matematika Vol. 7 No. 1 (2026): Jurnal Fibonaci: Jurnal Pendidikan Matematika
Publisher : Prodi Pendidikan Matematika FMIPA Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/jfi.v7i1.71990

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengeksplorasi konsep-konsep geometri dua dimensi serta nilai budaya yang terkandung di dalam motif Tenun Ikat Troso Jepara. Kajian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan etnografi yang berfokus pada analisis deskriptif terhadap hasil observasi, wawancara, dan dokumentasi di sentra Tenun Aida Troso, Jepara. Hasil penelitian menunjukkan bahwa proses pembuatan motif Tenun Troso secara alami menerapkan prinsip-prinsip matematika seperti simetri lipat, simetri rotasi, translasi, dan dilatasi. Motif-motif seperti tembus bintang, ceplok bolong, paroan ombo, dan baron motif merepresentasikan bentuk-bentuk geometri dua dimensi berupa segitiga, persegi panjang, belah ketupat, dan jajargenjang. Selain mengandung unsur matematis, setiap motif memiliki makna filosofis yang mencerminkan nilai-nilai kehidupan masyarakat Troso, seperti keseimbangan, keterbukaan, kerja sama, dan semangat berinovasi. Hasil temuan ini memperlihatkan bahwa Tenun Troso bukan sekadar produk budaya, tetapi juga media pembelajaran yang kaya akan nilai edukatif dan kontekstual. Dengan mengintegrasikan unsur etnomatematika ke dalam pembelajaran geometri, siswa dapat memahami konsep matematika secara lebih nyata serta menumbuhkan rasa cinta terhadap budaya lokal. Oleh karena itu, penelitian ini diharapkan dapat menjadi referensi bagi pendidik dalam mengembangkan pembelajaran matematika berbasis kearifan lokal yang bermakna dan kontekstual.