Rahmat Rahmat
Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Bina Bangsa Majene

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Hubungan Pengetahuan dan Konsumsi Minuman Berpemanis Buatan dengan Statuz Gizi pada Peserta Didik SD Negeri 52 Palipi Rahmat Rahmat; Rasmawati Rasmawati
Jurnal Keperawatan Bina Bangsa Vol. 1 No. 2 (2024): Jurnal Keperawatan Bina Bangsa
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Bina Bangsa (BBM) Majene

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pendahuluan: Minuman adalah minuman yang tidak mengandung alkohol minuman olahan dalam bentuk cair yang mrngandung bahan makanan atau bahan tambahan lainnya baik alami maupun sintesik yang dikemas dalam kemasan siap untuk dikomsumsi. Tujuan penelitian untuk mengetahui hubungan antara pengetahuan dan komsumsi minuman berpemanis pada peserta didik SD Negeri 52 Palipi. Metode penelitian yang digunakan adalah dengan pendekatan cross sectional. Populasi penelitian ini adalah seluruh siswa-siswi SD Negeri 52 Palipi dengan menggunakan teknik pengambilan sampel . teknik analisis data menggunakan uji chi square untuk mengetahui hubungan antara pengetahuan dengan status gizi pada peserta didik SD Negeri 52 palipi. Hasil analisis data menunjukkan bahwa ada hubungan antara tingkat pengetahuan dengan status gizi dengan nilai p = 0,036 < 0,05, hasil analisa data menunjukkan bahwa ada hubungan komsumsi minuman berpemanis terhadap status gizi pada peserta didik dengan nilai 0,014 < 0,05. Disarankan kepada orang tua dan guru untuk dapat menyediakan minuman yang lebih sehat seperti air putih yang bisa disediakan secara gratis seperti air aqua gelas atau membawa masing-masing air dari rumah agar anak-anak bisa lebih memilih apa yang layal dikomsumsi. Kesimpulan Terdapat hubungan antara pengetahuan dan komsumsi minuman berpemanis dengan status gizi pada siswa SD Negeri 52 Palipi, artinya semakin tinggi tingkat pengetahuan gizi seseorang diharapkan semakin baik pula keadaan gizinya dan semakin tinggi tingkat komsumsi minuman berpemanis maka sangat mempengaruhi status gizi.
Oral Health Literacy Melalui Media Pembelajaran Video Animasi Dalam Meningkatkan Pengetahuan Remaja Tentang Pubertas Pada Pramuka Penggalang di SMP Negeri 1 Pamboang Kabupaten Majene Abdul Latif Suharli; Rahmat Rahmat
STIKes BBM Mengabdi: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 3 No. 2 (2025): STIKes BBM Mengabdi
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Bina Bangsa Majene

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56467/bbm.v3i2.544

Abstract

Remaja sebagai penerus bangsa yang berperan sangat penting bagi keberlangsungan hidup suatu negara dengan rentang usia berada pada usia 10 – 19 tahun yang memiliki kebutuhan yang kompleks dan multidimensional dengan jumlah 16% dari jumlah populasi atau sekitar 1,3 miliar. Berbagai perkembangan karakteristik seksual sekunder dan perubahan pertumbuhan pada tubuh secara signifikan baik pada remaja laki-laki maupun pada remaja perempuan dapat terjadi pada rentang usia ini, remaja sebagai anggota pramuka dari usia Siaga yaitu usia 7 – 10 tahun dan beranjak memasuki usia Penggalang yaitu usia 11 – 15 tahun. Pubertas merupakan proses perubahan biologis yang terjadi pada remaja yang beranjak dari masa kanak-kanak menuju dewasa awal yang mencakup perubahan fisik dan hormone yang dapat dilihat pada perubahan hormone estrogen dan testosterone. Upaya yang diberikan berupa bimbingan atau tuntunan kepada remaja tentang Pendidikan kesehatan yang meliputi seluruh aspek kesehatan pribadi baik secara fisik, mental dan sosial agar kepribadiannya dapat tumbuh dan berkembang secara optimal melalui strategi  edukasi  yang  efektif dan  menarik  dalam memberikan pemahaman dan edukasi seperti melalui  Oral Health Literacy (OHL) melalui pemberian video  animasi,  yang  efektif  untuk  menyajikan  informasi  secara  interaktif,  membantu remaja memahami keterbatasan mereka, dan membuat keputusan yang lebih bijak. Tim Dosen Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Bina Bangsa Majene bekerjasama dengan SMP Negeri 1 Pamboang untuk memberikan edukasi kepada seluruh peserta didik. Tujuan kegiatan pengabdian masyarakat ini adalah meningkatkan pengetahuan, kesadaran dan kemampuan peserta didik dalam mengenal perbedaan perkembangan fisik laki-laki dan perempuan. Metode yang dilakukan dalam kegiatan ini adalah melakukan study pendahuluan untuk kegiatan pelaksanaan pengabdian masyarakat dengan membuat perencanaan, menentukan lokasi pelaksanaan kegiatan, penentuan sasaran dan waktu pelaksanaan. Hasil yang didapatkan adalah terlaksananya Pengabdian Masyarakat yaitu pemberian edukasi berupa Oral Health Literacy (OHL) melalui media pembelajran video animasi oleh tim Dosen STIKes Bina Bangsa Majene Bersama dengan Guru dan Pembina SMP Negeri 1 Pamboang