nur fitri fitri
STIKes Bina Bangsa Majene

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Asuhan Keperawatan pada Pasien Tn. “F” dengan Gangguan Persepsi Sensori: Halusinasi Pendengaran di Ruang Perawatan Palem RSKD Dadi Provinsi Sulawesi Selatan Tanggal 23-27 Desember 2024 nur fitri fitri; Masyitah Wahab; Bastian
Jurnal Keperawatan Bina Bangsa Vol. 3 No. 1 (2026): Jurnal Keperawatan Bina Bangsa
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Bina Bangsa (BBM) Majene

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Skizofrenia merupakan salah satu gangguan jiwa kronis yang ditandai dengan gangguan persepsi, salah satunya halusinasi pendengaran. Halusinasi pendengaran dapat menurunkan kemampuan pasien dalam bersosialisasi, meningkatkan risiko perilaku berbahaya, dan menurunkan kualitas hidup. Metode: Penelitian ini menggunakan metode studi kasus dengan pendekatan proses keperawatan pada pasien Tn. “F” yang dirawat di Ruang Perawatan Palem RSKD Privinsi Sulawesi Selatan pada tanggal 23–27 Desember 2024. Data diperoleh melalui wawancara, observasi, pemeriksaan fisik, dan dokumentasi Hasil: Diagnosa keperawatan yang ditemukan meliputi: gangguan persepsi sensori: halusinasi pendengaran, harga diri rendah kronik, isolasi sosial, risiko perilaku kekerasan, dan defisit perawatan diri. Intervensi yang diberikan berupa terapi komunikasi terapeutik, latihan mengontrol halusinasi (menghardik, bercakap-cakap, melakukan aktivitas), edukasi minum obat, serta dukungan keluarga. Setelah intervensi, pasien mampu mengenali isi halusinasi, mulai berlatih mengontrol dengan cara menghardik dan bercakap-cakap, serta lebih kooperatif dalam mengikuti program perawatan. Pembahasan: Asuhan keperawatan yang sistematis dan kolaboratif terbukti membantu pasien mengontrol halusinasi, menurunkan gejala, dan meningkatkan fungsi sosial. Kesimpulan: Proses keperawatan yang terstruktur dapat membantu pasien dengan halusinasi pendengaran untuk meningkatkan kesadaran diri, kontrol gejala, serta kualitas hidup.