Dinda Amelia
Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Wibawa Karta Raharja

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Analisis Pengelolaan Retribusi Pengujian Kendaraan Bermotor Dalam Meningkatkan Pendapatan Asli Daerah Pada Dishub Kabupaten Purwakarta Yosep Saepudin; Dinda Amelia
Wikara National Economic and Social Research Development Vol 4 No 2 (2023): Wikara National Economic and Social Research Development
Publisher : STIE WIBAWA KARTA RAHARJA PURWAKARTA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54010/wnesrd.v4n2.6

Abstract

Pendapatan Asli Daerah (PAD) merupakan pendapatan yang diperoleh daerah yang dipungut berdasarkan peraturan daerah sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan. Salah satu alternatif retribusi daerah yang berkontribusi dalam meningkatkan Pendapatan Asli Daerah adalah retribusi pengujian kendaraan bermotor. Rumusan masalah dalam penelitian ini adalah bagaimana gambaran pengelolaan retribusi pengujian kendaraan bermotor, bagaimana gambaran PAD pada Dinas Perhubungan Kabupaten Purwakarta, serta bagaimana pengelolaan retribusi pengujian kendaraan bermotor dalam meningkatkan PAD pada Dinas Perhubungan Kabupaten Purwakarta. Informan dalam penelitian ini ditentukan menggunakan teknik purposive sampling, yaitu teknik penentuan sampel dengan pertimbangan tertentu. Teknik pengumpulan data yang digunakan meliputi observasi, wawancara, dan dokumentasi. Data yang terkumpul dianalisis menggunakan metode analisis kualitatif. Penelitian ini merupakan penelitian lapangan (field research), di mana peneliti melakukan pengamatan terhadap fenomena atau peristiwa secara alami dengan tujuan mengetahui pengelolaan retribusi pengujian kendaraan bermotor dalam meningkatkan Pendapatan Asli Daerah. Berdasarkan hasil analisis yang dilakukan, target dan realisasi retribusi pengujian kendaraan bermotor secara formal belum pernah tercapai pada periode 2019–2022. Selain itu, penerapan fungsi manajemen yang meliputi perencanaan, pengorganisasian, pengarahan, dan pengawasan masih belum optimal.