Komunikasi organisasi memiliki peran penting dalam menyampaikan informasi dari pimpinan kepada karyawan serta membangun kerja sama untuk mencapai tujuan perusahaan. Pola komunikasi yang efektif tidak hanya berfungsi sebagai saluran informasi, tetapi juga sebagai media berbagi ide, memperkuat solidaritas, dan menciptakan suasana kerja yang kondusif. Penelitian ini menggunakan Teori Aliran Komunikasi (Communication Flow Theory) dari Katz dan Kahn (1978) untuk menganalisis pola komunikasi organisasi, baik vertikal maupun horizontal, aliran komunikasi yang terjalin, serta faktor-faktor yang menjadi hambatan dalam proses komunikasi di PT. Jambi Event Organizer. Penelitian menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Informan dipilih melalui Teknik purposive sampling, sementara data dikumpulkan melalui wawancara mendalam, observasi partisipatif, dan dokumentasi. Analisis data dilakukan melalui tiga tahap, yaitu reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pola komunikasi organisasi di PT. Jambi Event Organizer berlangsung melalui komunikasi vertikal (downward dan upward) dan horizontal, termasuk komunikasi informal yang mendukung interaksi santai namun efektif. Aliran komunikasi telah berjalan dengan baik, ditandai dengan meningkatnya semangat kerja, solidaritas, keterbukaan, dan suasana kekeluargaan yang mendukung kenyamanan kerja. Meskipun demikian, hambatan tetap muncul, seperti faktor cuaca, tenggat waktu, jam kerja yang tidak menentu, serta kendala perizinan acara. Temuan ini menegaskan pentingnya strategi komunikasi organisasi yang adaptif agar tujuan perusahaan dapat tercapai secara optimal.