Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

PHYSIOTHERAPY MANAGEMENT FOR UPPER CROSS SYNDROME (UCS) WITH STRETCHING AND CHIN TUCKS EXERCISE Toto Marzuki; Yose Rizal; Muhammad Rofiqi
Jurnal Ilmiah Fisioterapi Vol. 8 No. 2 (2025): Jurnal Ilmiah Fisioterapi
Publisher : LPPM Universitas Abdurrab

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36341/jif.v8i2.6702

Abstract

Upper Cross Syndrome (UCS) merupakan kelainan postural yang ditandai dengan ketegangan pada kelompok otot pectoralis mayor, upper trapezius, dan levator scapulae serta kelemahan pada otot deep neck flexor, middle dan lower trapezius, serta serratus anterior. Kondisi ini sering dipengaruhi oleh postur buruk akibat kebiasaan penggunaan perangkat elektronik dalam waktu lama. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pemberian intervensi fisioterapi berupa stretching dan chin tucks exercise terhadap perbaikan sudut Cranio Vertebral Angle (CVA) pada penderita UCS. Metode yang digunakan adalah studi kasus pada seorang pasien laki-laki berusia 22 tahun dengan diagnosis UCS. Intervensi dilakukan sebanyak 12 kali dalam 6 minggu. Hasil evaluasi menunjukkan adanya peningkatan sudut CVA dari 45° menjadi 51°, sehingga tidak lagi termasuk kategori forward head posture (FHP). Kesimpulannya, intervensi kombinasi stretching dan chin tucks exercise terbukti efektif dalam memperbaiki postur kepala pada pasien dengan UCS.
Penatalaksanaan Aerobic Exercise dalam Meningkatkan Endurance pada Lansia dengan Physical Frailty dengan Knee Osteoarthritis: Studi Kasus Siti Muawanah; Annisa Aurellia; Yose Rizal; Ismaningsih
Healthcaring: Jurnal Ilmiah Kesehatan Vol. 5 No. 1 (2026): Vol : 5 No : 1 : Periode Januari 2026
Publisher : Information Technology and Science (ITScience)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47709/healthcaring.v5i1.7785

Abstract

Physical frailty adalah kondisi yang ditandai dengan menurunnya cadangan fisiologis tubuh, termasuk kelemahan otot, penurunan endurance, lambatnya kecepatan berjalan,penurunan aktivitas fisik, dan penurunan berat badan yang tidak disengaja. Knee Osteoarthritis merupakan penyakit degeneratif yang paling umum terjadi pada lansia, Keterbatasan Gerak sendi, nyeri kronis, dan penurunan kekuatan otot akibat knee osteoarhtritis menyebabkan lansia mengurangi aktivitas fisik, yang pada akhirnya berdampak pada penurunan endurance kardiovaskular dan respirasi. Penurunan endurance tersebut ditandai dengan merasa cepat lelah saat melakukan aktivitas, dari kondisi ini membuat lansia semakin rentan terhadap gangguan fungsional dan penurunan kualitas hidup. Salah satu upaya untuk meningkatkan endurance dengan pemberian intervensi aerobic exercise. Tujuan penelitian ini yaitu mengetahui peningkatan endurance setelah diberikan intervensi aerobic exercise selama 2 kali seminggu dalam 6 minggu. Metode yang digunakan peneliti adalah studi kasus. Studi kasus dilakukan dengan cara meneliti suatu permasalahan melalui suatu kasus yang terdiri dari satu sample. Penelitian ini dilakukan di Klinik fisioterapi frailty, pada bulan April-Mei tahun 2025. Pengukuran yang digunakan dalam penelitian ini adalah 2 Minute Step Test (2MST) dengan hasil E1=57, E2=62, E3=68. Hasil akhir pengukuran endurance di dapatkan hasil score 68. Kesimpulan penelitian ini adalah pemberian aerobic exercise efektif untuk meningkat endurance pada Physical Frailty akibat Knee Osteoarthritis.   Kata kunci: Physical frailty, Endurance, Lansia, 2 Minute Step Test, Knee Osteoarthritis