This Author published in this journals
All Journal Communiverse
Rahino Permadi
Universitas Abdurrab

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

PERENCANAAN STRATEGI KOMUNIKASI PEMBANGUNAN PEMERINTAH KEPENGHULUAN HARAPAN MAKMUR UNTUK MENINGKATKAN PARTISIPASI MASYARAKAT DALAM PEMBANGUNAN DESA Rahino Permadi; Rosalina A Muis
Communiverse : Jurnal Ilmu Komunikasi Vol. 6 No. 2 (2021): Juni
Publisher : LPPM Abdurrab Pekanbaru

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36341/cmv.v6i2.2310

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana perencanaan dan strategi komunikasi pembangunanpemerintah Kepenghuluan Harapan Makmur Bagan Sinembah Raya Rokan Hilir untuk meningkatkanpartisipasi masyarakat dalam pembangunan desa. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatifdengan metode pengumpulan data wawancara, observasi dan dokumentasi. Adapun teknik analisa datayang digunakan adalah triangulasi data dimana data yang didapat hasilnya dibandingkan lalu dianalisa dandiberikan kesimpulan sesuai dengan data yang telah ada. Tujuan dari penelitian ini yaitu untuk mengetahuibagaimana strategi komunikasi pembangunan pemerintah kepenghuluan harapan Makmur untukmeningkatkan partisipasi masyarakat dalam pembangunan desa .Hasil penelitian ini menunjukkan bahwaperencanaan dan strategi komunikasi pembangunan yang dilakukan untuk meningkatkan partisipasimasyarakat sejalan dengan teori S-O-R (stimulus-organism-respon) dan ditemukan bahwa: Pertama,strategi komunikasi cepat tanggap pemerintah meliputi komunikasi melalui media, komunikasi secaralangsung dan komunikasi partisipatori dianggap efektif. Kedua, inovasi pengembangan pembangunaninfrasrtuktur daerah sudah terealisasikan. Ketiga, terdapat faktor-faktor yang mempengaruhi komunikasipemerintah untuk mendapatkan partisipasi masyarakat diantaranya faktor pendukung seperti adanya sikapgotong royong masyarakat dan pengawasan pemerintah, selanjutnya terdapat faktor penghambat berupaketerbatasan teknologi yang kurang memadai.