Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Evaluation of Science Learning through Artificial Intelligence-Based Formative Feedback among Primary School Teacher Education Students Muh Nasir; Juryatina Juryatina; Mei Indra Jayanti; M Ekahidayatullah
Prisma Sains : Jurnal Pengkajian Ilmu dan Pembelajaran Matematika dan IPA IKIP Mataram Vol. 14 No. 3: July 2026
Publisher : Universitas Pendidikan Mandalika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33394/j-ps.v14i3.20462

Abstract

This study examines the use of Artificial Intelligence (AI)-based formative feedback in the evaluation of science (IPA) learning among Primary School Teacher Education (PGSD) students. It addresses the limitations of conventional evaluation, particularly delayed feedback and the limited opportunities for conceptual correction in science learning. The study employed a mixed-methods approach with an explanatory sequential design; the quantitative component used a one-group pretest–posttest pre-experimental design without a control group, involving 40 students across two classes. The intervention used a web-based AI-driven digital evaluation application that generated generative and personalized feedback. Quantitative data were collected through pretest–posttest scores and a questionnaire, while qualitative data were obtained through interviews and system log analysis. The results show a statistically significant increase in learning-outcome scores after implementation, with a moderate improvement (6–7 points) and a medium effect size (Cohen's d = 0.65). The quality of AI-based feedback was categorized as good (mean = 3.13), particularly in terms of speed and usefulness, with a response time of less than five seconds. Qualitative findings indicate that immediate feedback supported conceptual understanding, helped identify misconceptions, and encouraged reflective learning behavior; however, limitations were found in feedback clarity and network stability. Because of the absence of a control group, this improvement cannot be fully attributed to AI feedback. The findings are preliminary and context-bound, yet indicate a positive contribution of AI-based formative feedback as an adaptive evaluation tool that needs to be tested with stronger designs.
Model Pendampingan Digital Marketing Berbasis 4P Bagi Pelaku Usaha Kecil Desa Rada M. Ekahidayatullah; Juryatina Juryatina; Muh. Nasir; Nurul Uyun; Sukarni Sukarni; Nehru Nehru
Jompa Abdi: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 4 No. 4 (2025): Jompa Abdi: Jurnal Pengabdian Masyarakat
Publisher : Yayasan Jompa Research and Development

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57218/jompaabdi.v4i4.2564

Abstract

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman dan kemampuan pelaku usaha kecil di Desa Rada dalam memanfaatkan digital marketing secara sederhana dan kontekstual melalui penerapan Model Pendampingan Digital Marketing 4P. Model ini terdiri atas empat tahapan, yaitu pengenalan, praktik, pendampingan, dan pemantapan, yang dirancang secara bertahap sesuai dengan kondisi dan kebutuhan peserta. Metode pelaksanaan meliputi penyampaian materi dasar, praktik langsung pembuatan konten promosi, pendampingan perbaikan konten, serta penguatan melalui simulasi penerapan mandiri. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa peserta mampu memahami alur dasar digital marketing, menghasilkan konten promosi sederhana, serta menunjukkan peningkatan kepercayaan diri dan kesiapan untuk menerapkan pemasaran digital secara mandiri. Pendekatan pendampingan berbasis praktik terbukti lebih efektif dibandingkan pelatihan satu arah karena mendorong keterlibatan aktif dan pembelajaran kontekstual. Kegiatan ini memberikan implikasi positif terhadap pengembangan usaha kecil berbasis produksi lokal dan berpotensi untuk direplikasi pada desa lain dengan karakteristik serupa. Rekomendasi dari kegiatan ini adalah perlunya pendampingan lanjutan dan monitoring berkala guna mendukung keberlanjutan penerapan digital marketing oleh pelaku usaha kecil.