Upaya kesehatan kerja di Puskesmas ditujukan untuk kelompok pekerja sektor informal di wilayah kerja mereka. Salah satu Puskesmas di Kota Baubau yaitu Puskesmas Sulaa telah mendirikan Pos UKK tenun di wilayah kerjanya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran Penyelenggaraan program upaya kesehatan kerja pada Pos UKK tenun di wilayah kerja Puskesmas Sulaa Kota Baubau. Metode penelitian yang digunakan dalam studi ini adalah penelitian kualitatif dengan pendekatan fenomenologi. Penelitian ini dilakukan pada bulan Februari 2023 di Pos UKK tenun yang berada di wilayah kerja Puskesmas Sulaa. Metode yang digunakan meliputi observasi, telaah dokumen, dan wawancara mendalam terhadap 9 informan. Pemilihan informan dalam penelitian ini menggunakan purposive sampling, dengan kriteria pengetahuan mendalam, kejelasan, dan kepercayaan sebagai sumber data utama. Hasil penelitian ini mengindikasikan bahwa Pemerintah telah menerbitkan Peraturan mengenai Pos UKK melalui Permenkes RI No. 100 Tahun 2015, namun implementasinya masih belum optimal. Organisasi penggerak dalam pelaksanaan Pos UKK terdiri dari Kepala Puskesmas, pemegang program, dan petugas kesehatan, akan tetapi tidak terdapat kader dalam pelaksanaan program Pos UKK. Anggaran dan fasilitas yang tersedia belum sepenuhnya sesuai dengan ketentuan yang tercantum dalam Permenkes RI No. 100 Tahun 2015, sehingga masih terdapat berbagai kendala dalam pelaksanaan Pos UKK tenun. Berdasarkan hasil penelitian ini, dapat ditarik kesimpulan Program upaya kesehatan kerja di Pos UKK tenun di wilayah kerja Puskesmas Sulaa Kota Baubau belum mencapai tingkat yang optimal.