This Author published in this journals
All Journal JK3UHO
La Ode Nahrul Jamiat
Universitas Halu Oleo

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

GAMBARAN KETERSEDIAAN ALAT KESELAMATAN KAPAL PENUMPANG PELAYARAN WAKATOBI La Ode Nahrul Jamiat; Suhadi SUhadi; Arum Dian Pratiwi
Jurnal Kesehatan dan Keselamatan Kerja Universitas Halu Oleo Vol. 5 No. 4 (2025): Jurnal Kesehatan dan Keselamatan Kerja Universitas Halu Oleo (JK3UHO)
Publisher : Departemen K3 FKM Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penggunaan transportasi kapal lebih efektif dan membawa manfaat yang besar. Transportasi laut dimungkinkan untuk mengangkut orang dan barang dari satu pulau ke pulau lain. Tujuan penelitian ini ialah untuk mendeskripsikan sarana penyelamatan kecelakaan kapal penumpang pada pelayaran Wakatobi. Penelitian ini berbentuk kualitatif menggunakan pendekatan studi kasus. Penelitian tentang “Gambaran ketersediaan alat keselamatan kapal penumpang pelayaran Wakatobi” dilakukan di daerah perairan pelayaran Kabupaten Wakatobi pada bulan Maret 2022. Observasi, wawancara dan dokumentasi digunakan untuk menghimpun data sekunder yang memuat informasi tertentu. Informan antara lain pemilik kapal, kapten kapal dan abk kapal, pada seluruh kapal penyeberangan di Wakatobi sebanyak 13 kapal. Pemilihan informan menggunakan teknik purposive sampling. Analisis data mencakup Reduksi data, Penyajian data dan Penarikan Kesimpulan. Variabel penelitian terdiri dari Sekoci (Lifeboat), Rakit Penolong (Liferaft), Pelampung Penolong (Lifebuoys) dan Baju Penolong (Lifejacket). Hasil menunjukkan bahwa Kesiapan sekoci hanya terdapat pada 3 (Tiga) kapal penyeberangan. Selain itu, untuk jenis kapal angkutan lain tidak memiliki sekoci. Rakit penolong kapal yang dimiliki semua menggunakan liferaft sebagai alat penolong. Pelampung penolong yang beroperasi diperairan Wakatobi menyediakan pelampung sebagai alat pertolongan. Baju penolong disediakan disetiap kamar sehingga memudahkan mencarinya serta disimpan di rak inventaris kapal. Kesimpulan dalam penelitian ini adalah ketersediaan alat keselamatan kapal penumpang pelayaran Wakatobi sebagian besar sudah masuk kategori siap dan sesuai dengan aturan keselamatan, hanya saja untuk kesiapan sekoci penolong (lifeboat) masih kurang maksimal karena hanya terdapat 3 kapal penyeberangan yang memiliki sekoci (lifeboat) sebagai alat keselamatan.