Kebakaran bisa terjadi kapan saja dan di mana saja, misalnya di area tempat tinggal, sekolah, atau tempat kerja. Untuk mengelola risiko kebakaran, diperlukan sistem penyelamatan jiwa dan sistem proteksi kebakaran. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui penerapan sarana penyelamatan jiwa dan sistem proteksi kebakaran di SMP Negeri 1 Kendari Tahun 2024. Jenis penelitian ini bersifat deskriptif kualitatif dengan pendekatan fenomenologi. Informan penelitian ini adalah informan kunci (kepala sekolah dan wakil kepala sekolah bagian sarana dan prasarana) dan informan biasa (guru, satpam sekolah, dan staf sarana dan prasarana). Pemilihan informan dilakukan dengan dua cara yaitu pada informan kunci menggunakan prosedur purposive dan pemilihan pada informan biasa menggunakan prosedur kuota. Penelitian ini mencakup elemen-elemen dari sarana penyelamatan jiwa yang meliputi sarana jalan keluar, pencahayaan darurat, penunjuk arah keluar, dan titik kumpul, serta sistem proteksi kebakaran aktif yang meliputi apar, alarm kebakaran, hydrant dan sprinkler. Informasi ini diperoleh melalui berbagai metode, termasuk proses wawancara, observasi lapangan, dan studi dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sarana jalan keluar telah sesuai dengan standar yang dikeluarkan oleh SNI 03-1746-2000. Pencahayaan darurat dan tanda petunjuk arah tidak sesuai dengan standar yang dikeluarkan oleh KepMen PU 10/KPTS/2000. Titik kumpul telah sesuai dengan standar yang dikeluarkan oleh NFPA 101 Life Safety Code. Alat pemadam api ringan (APAR), alarm kebakaran, hydrant, dan sprinkler belum sesuai dengan standar yang dikeluarkan oleh KepMen PU 02/KPTS/1985.