Kelelahan adalah salah satu masalah dalam bidang Kesehatan dan Keselamatan Kerja yang dapat menyebabkan kecelakaan kerja. Kelelahan kerja adalah kondisi di mana seseorang kurang efisien dan tahan lama di tempat kerja. Istilah “kelelahan” mengacu pada situasi di mana karyawan tidak dapat melakukan aktivitas, menyebabkan penurunan kapasitas kerja dan daya tahan, postur atau sikap di tempat kerja, dan faktor lingkungan kerja seperti kebisingan. Karakteristik individu, termasuk jenis kelamin, kesehatan, status gizi, pola tidur, tahun pelayanan, gangguan psikologis, merokok, konsumsi alkohol, dan penggunaan obat-obatan juga dapat berdampak pada kelelahan. Tujuan penelitian ini adalah untuk menentukan faktor-faktor yang terkait dengan kelelahan kerja di antara karyawan Pelabuhan Perikanan Samudera Kota Kendari. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian analitik observasional dengan pendekatan studi cross sectional. Sampel berjumlah 115 yang ditetapkan menggunakan teknik total sampling. Instrumen penelitian menggunakan kuesioner. Analisis data terdiri dari analisis univariat untuk melihat proporsi jawaban responden dan bivariat untuk menguji hubungan antarvariabel menggunakan uji chi-square. Hasil uji hubungan menunjukkan nilai p beban kerja 0,02, status gizi 0,049, waktu kerja 1.000, dan kualitas tidur 0.149. Kesimpulan berdasarkan hasil penelitian terlihat bahwa ada korelasi antara beban kerja dan status gizi dengan kelelahan kerja pada karyawan Pelabuhan Perikanan Samudera Kota Kendari. Sedangkan lama kerja dan kualitas tidur tidak memiliki korelasi dengan kelelahan kerja pada karyawan Pelabuhan Perikanan Samudera Kota Kendari tahun 2023.