This Author published in this journals
All Journal JK3UHO
Muh. Aslim A.
Universitas Halu Oleo

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

ANALISIS RISIKO KECELAKAAN KERJA PADA PETUGAS PEMELIHARAAN ALAT CONTAINER CRANE DAN RUBBER TYRED GANTRIES DI PT. PELINDO TERMINAL PETIKEMAS KENDARI TAHUN 2024 Muh. Aslim A.; Wa Ode Salma; Arum Dian Pratiwi
Jurnal Kesehatan dan Keselamatan Kerja Universitas Halu Oleo Vol. 6 No. 4 (2026): Jurnal Kesehatan dan Keselamatan Kerja Universitas Halu Oleo (JK3UHO)
Publisher : Departemen K3 FKM Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37887/jk3uho.v6i4.206

Abstract

Kecelakaan kerja masih menjadi permasalahan serius dalam keselamatan dan kesehatan kerja (K3), ditunjukkan oleh tingginya angka kejadian kecelakaan kerja secara global maupun nasional, termasuk di Sulawesi Tenggara dan Kota Kendari. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengidentifikasi, menilai, dan mengendalikan risiko kecelakaan kerja pada kegiatan pemeliharaan alat berat di PT. Pelindo terminal petikemas Kendari melalui penerapan manajemen risiko K3 melalui metode Hazard Identification, Risk Assessment, and Risk Control (HIRARC). Jenis penelitian kualitatif dengan skala deskriptif untuk menunjukkan tingkat potensi risiko rendah, sedang, dan tinggi. Informan dalam penelitan ini terdiri dari satu orang bagian HSSE (Health, safety, security, enviroment), dua orang teknisi, dan dua orang dari pekerja. Data primer dikumpulkan melalui observasi dan wawancara dengan informan; data sekunder dikumpulkan melalui analisis dokumen di PT. Pelindo terminal Petikemas Kendari. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kegiatan pemeliharaan Container Crane dan Rubber Tyred Gantries di PT. Pelindo Terminal Petikemas Kendari melibatkan 11 jenis pekerjaan dengan potensi bahaya utama meliputi bahaya mekanik, fisik, kimia, elektrik, kebakaran, dan ergonomi. Penilaian risiko mengidentifikasi total 43 risiko kerja yang terdiri atas 20 risiko rendah, 12 risiko sedang, dan 11 risiko tinggi yang memerlukan perhatian khusus dari manajemen. Upaya pengendalian risiko telah dilakukan melalui pengendalian teknik, administrasi, dan penyediaan alat pelindung diri sesuai standar, sehingga diperlukan penerapan pengendalian yang konsisten dan berkelanjutan untuk meminimalkan risiko kecelakaan kerja.