This Author published in this journals
All Journal JK3UHO
Lidya Sri Ratu Indah
Universitas Halu Oleo

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

FAKTOR PREDISPOSISI YANG BERHUBUNGAN DENGAN PERILAKU KESELAMATAN BERKENDARA (SAFETY RIDING) PADA SISWA SMA NEGERI 1 KENDARI TAHUN 2025 Lidya Sri Ratu Indah; Devi Savitri Effendy; Hariati Lestari
Jurnal Kesehatan dan Keselamatan Kerja Universitas Halu Oleo Vol. 7 No. 1 (2026): Jurnal Kesehatan dan Keselamatan Kerja Universitas Halu Oleo (JK3UHO)
Publisher : Departemen K3 FKM Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37887/jk3uho.v7i1.233

Abstract

Keselamatan berkendara atau safety riding merupakan salah satu langkah penting dalam menurunkan angka kecelakaan lalu lintas beserta dampak cedera yang ditimbulkannya. Di Kota Kendari pada tahun 2025, jumlah pengendara kendaraan bermotor tercatat mencapai 363.926 orang. Riset ini dilakukan untuk mengkaji keterkaitan antara pengetahuan, sikap, dan jenis kelamin terhadap perilaku keselamatan berkendara (safety riding) pada siswa SMA Negeri 1 Kendari. Penelitian ini menggunakan desain observasional analitik dengan pendekatan cross-sectional. Pelaksanaan riset dilakukan pada 29 Januari hingga 4 Februari 2026. Populasi penelitian mencakup seluruh siswa SMA Negeri 1 Kendari yang berjumlah 1.509 siswa, dengan sampel sebanyak 306 siswa yang dipilih menggunakan teknik Stratified Proportional Sampling. Pengolahan data dilakukan dengan bantuan perangkat lunak SPSS melalui uji statistik Chi-square. Hasil analisis menunjukkan adanya hubungan antara pengetahuan dan perilaku keselamatan berkendara (p-value = 0,021), sikap dengan perilaku keselamatan berkendara (p-value = 0,001), serta jenis kelamin dengan perilaku keselamatan berkendara (p-value = 0,000). Berdasarkan hasil tersebut, dapat disimpulkan bahwa pengetahuan, sikap, dan jenis kelamin memiliki hubungan yang signifikan dengan perilaku keselamatan berkendara (safety riding). Oleh karena itu, diperlukan peningkatan intervensi edukasi keselamatan berkendara yang lebih intensif di lingkungan sekolah.