Ekowisata merupakan konsep dari kegiatan pariwisata dimana didalamnya terdapat unsur konservasi sumberdaya alam, pemberdayaan masyarakat, dan meningkatkan kesadaran akan lingkungan hidup. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis implementasi strategi UPTD Kesatuan Pengelolaan Hutan (KPH) Bukit Punggur dalam pengelolaan wisata Air Terjun Putri Malu di Kabupaten Way Kanan serta mengidentifikasi faktor penghambatnya. Penelitian dilatarbelakangi oleh penurunan jumlah kunjungan wisatawan dan keterbatasan sumber daya manusia dalam promosi dan pengembangan wisata. Metode yang digunakan adalah penelitian kualitatif deskriptif dengan teknik wawancara, observasi, dan dokumentasi. Analisis dilakukan melalui reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan, dengan uji keabsahan menggunakan triangulasi sumber. Penelitian ini mengacu pada teori implementasi strategi dari Thomas L. Wheelen dan J. David Hunger (2020) yang meliputi aktor pelaksana, program, anggaran, prosedur, dan pengelolaan sumber daya manusia. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi strategi belum sepenuhnya optimal. Hambatan yang diidentifikasi meliputi keterbatasan sumber daya manusia, keterbatasan anggaran, aksesibilitas menuju lokasi wisata yang masih kurang memadai, serta minimnya inovasi pengembangan paket wisata. Saran yang dapat diberikan ialah pengelola wisata perlu dilakukan secara berkelanjutan melalui kegiatan pelatihan, pembinaan, dan pendampingan yang berfokus pada pengelolaan destinasi wisata, promosi digital, pelayanan wisata, serta pengembangan produk wisata, upaya pìengìembangan wisata disarankan pada pìenyìediaan sarana dasar yang masih tìerbatas, sìepìerti fasilitas sanitasi, pìenunjuk arah, tìempat pìembuangan sampah, sìerta rambu kìesìelamatan. mìelakukan kìerjasama dìengan pihak kìetiga sìepìerti Corporatìe Social Rìesponsibility (CSR) dan lìembaga tìerkait guna mìemìenuhi kìebutuhan wisata, pengembangan inovasi wisata perlu ditingkatkan melalui diversifikasi produk dan aktivitas wisata yang memanfaatkan potensi sumber daya alam, jasa lingkungan, dan potensi masyarakat setempat.