Koperasi dan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) merupakan sektor strategis yang berperan penting dalam perekonomian Indonesia, baik dalam kontribusi terhadap Produk Domestik Bruto (PDB) maupun penyerapan tenaga kerja. Namun, keberhasilan sektor ini masih menghadapi berbagai tantangan, seperti keterbatasan akses permodalan, rendahnya kualitas sumber daya manusia, lemahnya manajemen usaha, serta belum optimalnya penerapan sistem akuntansi dan digitalisasi. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis faktor-faktor yang memengaruhi keberhasilan UMKM dan koperasi di Indonesia dari aspek akuntansi dan non-akuntansi. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan deskriptif kualitatif melalui studi pustaka dengan menelaah jurnal ilmiah, buku referensi, serta dokumen resmi pemerintah yang relevan. Hasil kajian menunjukkan bahwa keberhasilan UMKM dan koperasi dipengaruhi oleh sinergi antara faktor internal dan eksternal. Faktor internal meliputi pencatatan keuangan yang sistematis, transparansi dan akuntabilitas laporan keuangan, kompetensi manajerial, partisipasi anggota, serta kapasitas sumber daya manusia. Sementara itu, faktor eksternal mencakup akses permodalan, dukungan regulasi dan kebijakan pemerintah, serta perkembangan teknologi dan lingkungan usaha. Sinergi faktor-faktor tersebut menjadi kunci dalam meningkatkan kinerja, daya saing, dan keberlanjutan UMKM dan koperasi di Indonesia. Kebaruan (novelty) penelitian ini terletak pada pengintegrasian faktor akuntansi dan non-akuntansi secara simultan dalam satu kerangka analisis konseptual berbasis tinjauan pustaka, yang berbeda dari penelitian terdahulu yang umumnya menguji faktor internal atau eksternal secara terpisah pada satu jenis usaha tertentu. Dengan mensintesis temuan lintas studi, penelitian ini menawarkan peta faktor keberhasilan yang lebih komprehensif sebagai dasar perumusan kebijakan dan strategi penguatan UMKM serta koperasi di Indonesia.