Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Strategi Komunikasi Elit Organisasi dalam Memanajemen Konflik pada Konfercab PC PMII Jombang Tahun 2025 Muhamad Farzan Priadi; Muhamad As’ad
HORIZON: Indonesian Journal of Multidisciplinary Vol. 4 No. 3 (2026): HORIZON: Indonesian Journal of Multidisciplinary
Publisher : Lembaga Intelektual Muda (LIM) Maluku

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54373/hijm.v4i3.6393

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis strategi komunikasi yang digunakan dalam penyelesaian konflik organisasi pada pelaksanaan Konferensi Cabang (Konfercab) PC PMII Jombang tahun 2025. Konflik dalam organisasi merupakan fenomena yang tidak dapat dihindari, terutama dalam forum musyawarah yang melibatkan banyak kepentingan dan perbedaan pandangan antar kader. Oleh karena itu, diperlukan strategi komunikasi yang efektif untuk mengelola konflik agar tidak berkembang menjadi konflik destruktif yang dapat merusak soliditas organisasi. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian studi lapangan. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui wawancara mendalam, observasi, dan dokumentasi terhadap pihak-pihak yang terlibat dalam proses Konfercab PC PMII Jombang. Data yang diperoleh kemudian dianalisis menggunakan teknik analisis data kualitatif melalui tahap reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa konflik yang muncul dalam Konfercab PC PMII Jombang tahun 2025 berkaitan dengan konflik teknis dan konflik prosedural yang terjadi dalam proses pelaksanaan forum.Strategi komunikasi yang digunakan dalam penyelesaian konflik meliputi komunikasi dialogis, musyawarah, pendekatan persuasif, serta peran mediator dari pimpinan organisasi untuk menjembatani perbedaan kepentingan antar kader. Strategi tersebut dinilai mampu meredam ketegangan, membuka ruang diskusi yang konstruktif, serta menjaga stabilitas dan soliditas organisasi pasca pelaksanaan Konfercab. Penelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi bagi pengembangan kajian komunikasi organisasi, khususnya dalam manajemen konflik di lingkungan organisasi kemahasiswaan, serta menjadi referensi bagi kader PMII dalam mengelola konflik organisasi secara komunikatif, demokratis, dan konstruktif