Abstract. Increasing job uncertainty in the manufacturing industry encourages individuals to remain competitive and survive labor market dynamics through confidence in their ability to maintain or obtain employment, known as self-perceived employability. One factor predicted to influence this is proactive personality, defined as an individual’s tendency to take initiative and act actively. This study aimed to examine the role of proactive personality on self-perceived employability among manufacturing workers in Bekasi Regency. Using a quantitative non-experimental design, data were collected from 184 workers selected through convenience sampling. Measurements employed the Self-Perceived Employability Scale and Proactive Personality Scale, while data were analyzed using simple linear regression. Results showed that proactive personality had a positive and significant effect in self-perceived employability (β = 0.203, t = 3.46, p < 0.001, R² = 0.062). These findings indicate that individuals with a more proactive personality have a higher perception of their ability to maintain and obtain employment. Abstrak. Meningkatnya ketidakpastian kerja pada sektor industri manufaktur mendorong individu untuk mampu tetap bersaing dan bertahan di tengah dinamika pasar kerja melalui keyakinan terhadap kemampuan diri untuk mempertahankan maupun memperoleh pekerjaan yang dikenal sebagai self-perceived employability. Salah satu faktor yang diprediksi berpengaruh adalah kepribadian proaktif, yaitu kecenderungan individu untuk mengambil inisiatif dan bertindak aktif. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh kepribadian proaktif terhadap self-perceived employability pada pekerja industri manufaktur di Kabupaten Bekasi. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain non-eksperimental. Sampel berjumlah 184 pekerja yang dipilih melalui convenience sampling. Pengukuran dilakukan menggunakan Self-Perceived Employability Scale dan Proactive Personality Scale, sedangkan analisis data menggunakan regresi linier sederhana. Hasil menunjukkan bahwa kepribadian proaktif berpengaruh positif dan signifikan terhadap self-perceived employability (β = 0.203, t = 3.46, p < 0.001, R² = 0.062). Temuan ini mengindikasikan bahwa semakin tinggi kepribadian proaktif, semakin tinggi pula persepsi individu terhadap kemampuannya dalam mempertahankan dan memperoleh pekerjaan.