Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh leverage dan likuiditas terhadap revaluasi aset tetap dengan struktur modal sebagai variabel moderasi pada Perusahaan Sektor Transportasi dan Logistik yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia Tahun Periode 2021-2023. Jenis Penelitian yang digunakan adalah penelitian kuantitatif. Data yang digunakan adalah data sekunder. Populasi dalam penelitian merupakan perusahaan sektor transportasi dan logistik yang berjumlah 37 perusahaan. Teknik pengambilan sampel menggunakan metode purposive sampling, sehingga jumlah sampel yang sesuai dengan kriteria berjumlah 16 Perusahaan Sektor Transportasi dan Logistik jalur darat yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia Tahun Periode 2021-2023. Data olahan dari 16 perusahaan dengan kurun waktu penelitian 3 tahun menghasilkan data sebanyak 48 data. Metode analisis statistik deskriptif, uji asumsi klasik, analisis regresi linear berganda, MRA, koefisien determinasi, dan pengujian hipotesis menggunakan uji-t dan uji F. Hasil penelitian menunjukkan bahwa berdasarkan uji-t leverage secara parsial berpengaruh secara signifikan terhadap revaluasi aset tetap, serta pada uji-t likuiditas secara parsial berpengaruh terhadap revaluasi aset tetap. Kemudian, pada uji F leverage dan likuiditas secara simultan berpengaruh signifikan terhadap revaluasi aset tetap. Selanjutnya, pernyataan yang terjadi pada uji-t struktur modal sebagai variabel moderasi tidak mampu dalam memperkuat hubungan leverage terhadap revaluasi aset tetap, dan hal serupa yang terjadi pada uji-t struktur modal sebagai variabel moderasi tidak mampu dalam memperkuat hubungan likuiditas terhadap revaluasi aset tetap. Pada analisis koefisien determinasi (R2) Leverage dan likuiditas hanya dapat menjelaskan sebesar 22,1% variabel revaluasi aset tetap.